Dituduh Buldoser Kantor UNRWA di Tepi Barat, Ini Tanggapan Israel

Jakarta, IDM – Kepala Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini mengatakan bahwa Israel telah menghancurkan kantor badan tersebut yang terletak di Tepi Barat menggunakan buldoser hingga tidak dapat digunakan kembali.
"Dengan menggunakan buldoser, Pasukan Israel merusak kantor UNRWA di Kamp Nur Shams, sebelah utara Tepi Barat. Kantor tersebut tidak dapat digunakan lagi," tulis Lazzarini melalui platform X, Jumat (1/11).
Baca Juga: Korut Luncurkan Rudal Balistik Antarbenua Terbaru ‘Hwasong-19’
Ia menuturkan, kantor itu merupakan pusat penyedia kebutuhan dasar bagi lebih dari 14.000 warga Palestina yang mengungsi di Kamp Nur Shams, termasuk pendidikan untuk anak-anak, kesehatan, sanitasi, dan perlindungan sosial.
"Selama operasi militer Israel, jalan, jaringan air + listrik juga hancur di kamp tersebut. Sekali lagi, fasilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa secara rutin diabaikan sementara fasilitas tersebut harus dilindungi setiap saat, termasuk pada saat konflik," tegasnya.
Sementara, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyangkal tuduhan itu dan menegaskan tidak tanggung jawab atas kerusakan apa pun pada bangunan tersebut.
Baca Juga: AS Sebut 8.000 Pasukan Korut di Kursk, Siap Tempur Bersama Rusia
"Klaim bahwa kantor UNRWA di Nur Shams dihancurkan oleh tentara IDF adalah salah," kata IDF melansir Reuters.
"Teroris menanam bahan peledak di sekitar kantor UNRWA yang kemudian diledakkan dalam upaya untuk melukai tentara IDF. Bahan peledak tersebut kemungkinan menyebabkan kerusakan pada bangunan tersebut," sambungnya. (bp)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































