AS akan Kerahkan Rudal Jarak Jauh di Jerman, Rusia: Bentuk Eskalasi

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa pihaknya akan mengerahkan rudal jarak jauh di Jerman pada tahun 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap NATO dan pertahanan Eropa.
"AS akan memulai pengerahan kemampuan penembakan jarak jauh secara episodik dari Satuan Tugas Multi-Domain di Jerman pada tahun 2026," tulis pernyataan bersama AS dan Jerman melansir Whitehouse, Senin (15/7).
Baca Juga: Intel Rusia: Prancis Berencana Kirim 2.000 Tentara ke Ukraina
"Ketika dikembangkan sepenuhnya, unit-unit rudal jarak jauh konvensional ini akan mencakup SM-6, Tomahawk, dan pengembangan senjata hipersonik, yang memiliki jangkauan jauh lebih jauh dibandingkan penembakan di darat yang saat ini ada di Eropa," tambahnya.
Kanselir Jerman, Olaf Scholz menyambut baik keputusan tersebut, yang menurutnya sejalan strategi keamanan pemerintahannya. Namun, langkah itu pun menuai kritik karena khawatir menempatkan Jerman di posisi yang lebih rentan terhadap serangan.
Baca Juga: Korut Kembali Peringatkan Tindakan Tegas atas Kampanye Propaganda Korsel
Sementara, Wakil Menteri Luar Negeri Sergey Ryabkov menilai keputusan AS itu sebagai upaya untuk mengintimidasi Rusia, dan akan bertindak tegas melalui langkah militer.
“Ini hanyalah sebuah mata rantai dalam rangkaian eskalasi. Tanpa rasa gugup, tanpa emosi, pertama-tama kami akan melakukan respons militer terhadap ancaman baru ini,” ujar Ryabkov. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































