AL Singapura Akan Kerahkan Dua Kapal Perang dalam Super Garuda Shield 2023

Jakarta, IDM - Angkatan Laut Singapura (Republic of Singapore Navy) akan mengirimkan dua kapal perangnya untuk ikut serta dalam latihan militer gabungan Super Garuda Shield 2023 pada awal Agustus mendatang.
Dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (14/7), Angkatan Laut Singapura akan mengirimkan kapal perang RSS Endeavour dan RSS Vigour sebagai bentuk dukungan timbal balik peningkatan profesionalitas latihan antara kedua negara.
Baca Juga: Danlanud Rsn: Dibutuhkan Keberanian dan Tekad yang Kuat Untuk Jadi Penerbang Tempur
Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menerima kunjungan KSAL Singapura Sean Wat di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Kamis (13/7) kemarin.

Pertemuan keduanya merupakan sarana untuk memperkuat kerja sama bilateral antara Angkatan Laut Indonesia dan Singapura.
Baca Juga: KSAL Ali Bertemu Pimpinan AL Singapura di Mabesal, Ini yang Dibahas
Pada kesempatan tersebut, Ali menyampaikan ungkapan terima kasih atas partisipasi Singapura pada Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023 dan Pacific Amphibious Leaders Symposium (PALS) di Bali.
Selain melaksanakan courtesy call dengan Ali di Mabesal, Sean beserta delegasi juga dijadwalkan melaksanakan pertemuan dengan Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) serta mengunjungi Koarmada II Surabaya.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































