Jakarta, IDM – Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) KSAU Marsda TNI Hari Mursanto menegaskan, pengolahan data TNI Angkatan Udara (TNI AU) memerlukan infrastruktur sistem dan pengamanan yang kuat agar mampu bergerak menjadi lebih cerdas dan kuat.
โPerlu keberanian untuk mulai mengimplementasikan internet of things, artificial intelligence big data di lingkungan TNI AUโ, ujar Askomlek KSAU.
Hal tersebut disampaikan oleh Marsda TNI Hari dalam sambutannya saat membuka Rapat Koordinasi Informasi dan Pengolahan Data Angkatan Udara (Rakor Infolahtaau) tahun 2023 yang digelar di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Baca Juga:ย Yuk, Intip Keseruan Prajurit 754/ENK Ikuti Kursus Memasak
Dikutip dari keterangan TNI AU dalam instagram @militer.udara, Sabtu (16/9) disebutkan, tema yang diusung pada rakor kali ini adalah โImplementasi Big Data Dalam Rangka Menuju TNI Angkatan Udara yang Disegani Di Kawasanโ. Adapun pesertanya merupakan Kainfolahta jajaran TNI AU di seluruh Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Askomlek KSAU turut menyampaikan 5 hal yang perlu menjadi perhatian para peserta rakor. Pertama, para personel harus meningkatkan kejelian dan kepedulian terhadap teknologi informasi serta sistem informasi yang sudah ada.
โKedua, menjadi pionir dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan tugas di satuan. Ketiga, meningkatkan kemampuan inovasi bidang teknologi informasi,” ujar Hari.
“Keempat, pahami hal-hal yang menjadi rencana ke depan Disinfolahtaau dalam mengimplementasikan teknologi informasi. Kelima, jadilah personel PDE yang profesional dan tangguh,โ sambungnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Informasi dan Pengolahan Data Angkatan Udara (Kadisinfolahtaau), Marsma TNI Teguh Dharmawan pada rakor tersebut menyampaikan bagaimana fungsi infolahta saat ini tengah mendapat sorotan positif.
Baca Juga:ย Kisah Babinsa Pelda Imam Syafii, Ubah Sarang Miras Jadi Desa Wisata
“Hal ini terlihat dari banyaknya permintaan stakeholder tentang keterlibatan infolahtaau dalam mendukung kesiapan infrastruktur, perangkat serta sistem berbasis data digital baik di dalam maupun di luar institusi TNI AU,” ungkap Teguh.
Di akhir sambutannya, Kadisinfolahtaau berpesan kepada para peserta rakor untuk selalu belajar dan membuka wawasan tentang pemanfaatan teknologi informasi.
“Berfikir positif dan selalu berinovasi untuk mengeluarkan ide, gagasan yang mengacu pada referensi yang dipercaya, serta tingkatkan kepedulian terhadap tugas dan fungsi infolahta di satuan,” pungkasnya. (yas)