Jakarta, IDM โ Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Andyawan Martono menghadiri Rapat Pleno Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) tahun 2024 yang diselenggarakan di Gedung Jenderal Urip Sumoharjo, Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (10/10).
โRapat Pleno KKIP hari ini membahas laporan singkat hasil monitoring dan evaluasi terhadap penguasaan 10 teknologi kunci program prioritas alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) serta 17 program prioritas pengadaan Alpalhankam oleh industri pertahanan dalam negeri,โ tulis Dispenau dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Dukung Program Pemerintah, Panglima TNI Resmikan Pompa Hidram di Banyumas
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI M. Herindra memimpin langsung pelaksanaan rapat pleno yang mengusung tema โKemandirian Industri Pertahanan Menuju Indonesia Emas 2024โ tersebut.
Herindra dalam sambutannya berpesan agar semua pihak harus menyikapi tantangan di masa depan dengan kesiapsiagaan dan kewaspadaan lantaran perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi berkembang semakin cepat; ancaman siber semakin nyata; serta tensi geopolitik semakin memanas.
โOleh karena itu, Kemhan dan TNI harus terus memperbarui diri, mengikuti perkembangan zaman, serta meningkatkan kapasitas, kapabilitas, dan profesionalisme,โ ujar Wamenhan.
Selain itu, perkembangan teknologi di bidang siber juga harus selalu diperhatikan karena hal tersebut telah menjadikan dunia maya sebagai salah satu tren utama peperangan modern yang kemudian mendorong terbentuknya konsep Network Centric Warfare (NCW).
Dalam konteks peperangan modern, salah satu bagian penting adalah penggunaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) berteknologi canggih, seperti Iron Dome yang mengandalkan drone otonom dan sistem persenjataan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). (yas)