Ukraina Sebut Rusia Luncurkan Bom di Jalur Pelayaran Sipil

Jakarta, IDM - Ukraina mengatakan bahwa pesawat tempur Rusia telah menjatuhkan peledak seperti bom ke jalur kapal sipil di Laut Hitam sebanyak tiga kali dalam 24 jam terakhir. Dilaporkan tidak ada kapal yang terkena bom tetapi sempat menganggu operasi pelayaran.
“(Rusia) terus meneror jalur pelayaran sipil di Laut Hitam dengan penerbangan taktis, menjatuhkan benda-benda peledak ke jalur lalu lintas kapal sipil,” kata Komando Militer Selatan Ukraina melansir The Independent, Kamis (2/11).
Baca Juga: WHO Peringatkan Bahaya Kesehatan Sedang Melanda Masyarakat Gaza
“Ada tiga peluncuran yang tercatat dalam 24 jam terakhir. Namun, koridor navigasi tetap berfungsi di bawah pengawasan pasukan pertahanan," jelasnya.
Ukraina sedang mencoba membangun jalur pelayaran baru tanpa persetujuan Rusia, demi menghidupkan kembali ekspor penting lintas lautnya. Sementara, Rusia mengatakan pihaknya akan menganggap kapal apa pun sebagai sasaran militer usai Presiden Putin menangguhkan kesepakatan terkait ekspor biji-bijian di Laut Hitam pada beberapa bulan lalu.
Baca Juga: Menhan AS: Invasi Rusia Tidak Akan Berhasil Jika Sekutu Barat Terus Dukung Ukraina
Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pun menyebut koridor ekspor melalui laut akan terus berfungsi meski ada ancaman dari Rusia. Ia juga mengklaim pasukannya terus membuat kemajuan kecil tapi konsisten dalam merebut kembali wilayah Ukraina. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































