HANKAM

TNI AD Buka Suara Terkait Wacana Pembentukan Pasukan Drone

Yonif 411/Pandawa Kostrad
Ilustrasi latihan drone prajurit Yonif 411/Pandawa Kostrad. (Foto: Yonif 411/Pandawa Kostrad)

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana buka suara terkait wacana pembentukan pasukan drone. Wacana ini sempat dipaparkan Panglima TNI saat rapat kerja (raker) dengan Komisi I DPR, Selasa (4/2/2025).

Menurut Wahyu di TNI AD saat ini sudah ada personel-personel yang memiliki kualifikasi untuk mengoperasionalkan drone dan terus ditingkatkan kemampuannya.

Baca Juga: Koopsudnas Gelar Raker 2025, Rencanakan Langkah Strategis untuk Optimalisasi Tugas

"Para personel ini sekarang itu ditingkatkan kemampuannya, ditingkatkan keahliannya, ditingkatkan kapasitasnya sebagai operator drone itu sudah berjalan. Melalui pendidikan-pendidikan kita kan ada pendidikan spesialisasi, ada pendidikan untuk pada kapasitas tugas tertentu itu sudah berjalan," kata Wahyu.

Ia menjelaskan saat ini tugas-tugas operasi di TNI AD baik itu berkaitan dengan operasi keamanan atau penanggulangan bencana sudah memanfaatkan drone.

Baca Juga: Kadispenad: Restrukturisasi Signifikan di TNI AD Jangan Dianggap Negatif

"Dan di internal kita melaksanakan latihan-latihan kepada jajaran kita, kepada pesonel kita, itu juga sudah kita manfaatkan drone. Jadi kita ada drone latih yang dipindahkan satu-satunya untuk kita latihan dalam memberikan perintah dengan operasi dan kita coba melaksanakan latihan surveillance, atau kita membuat pengamatan penggambaran tentang suatu kondisi tertentu, itu sudah kita menggunakan drone," kata Wahyu. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.