Jakarta, IDM โ Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib) 2 Marinir melakukan embarkasi pasukan dan material tempur ke KRI Makassar-590, Surabaya, Senin (2/9), menuju Situbondo.
Komandan Yonranratfib 2 Mar Letkol (Mar) Aloysius Yogandhi Nugroho, mengungkapkan pengerahan material yang terdiri dari kendaraan tempur (ranpur) seperti LVT-7 A1 dengan senjata mesin berat (SMB) M85 merupakan dukungan untuk latihan gabungan bersama Super Garuda Shield 2024.
Baca Juga: Latihan Glagaspur, 5 KRI Koarmada III Akan Gelar Manuver di Laut Pasifik
Selain material dari Korps Marinir, Aloysius mengatakan kapal jenis LPD tersebut juga mengembarkasi berbagai jenis senjata tiap kapal perang sekaligus prajurit-prajurit matra laut dari berbagai negara yang menjadi peserta Super Garuda Shield 2024, di antaranya Amerika Serikat, Jepang, dan Singapura.
“Komitmen Yonranratfib 2 Marinir sebagai salah satu tolak ukur Kavaleri Korps Marinir yang selalu dipercaya hadir di setiap palagan,” ujar Aloysius, dikutip dari keterangan Pasmar 2.
“Super Garuda Shield 2024 ini sebagai wujud solidaritas multilateral untuk terciptanya kawasan Indo-Pasifik yang stabil, aman dan damai. Siapkan mental dan fisik dalam menjawab tantangan pada masa mendatang,” tambahnya.
Super Garuda Shield 2024 dijadwalkan berlangsung pada 26 Agustus-6 September di tiga lokasi, yakni Situbondo, Jawa Timur yang digelar untuk pendaratan atau operasi amfibi; Karawang, Jawa Barat untuk operasi penerjunan atau lintas udara; dan penembakan artileri di Baturaja, Sumatra Selatan.
Baca Juga: TNI AU Bentuk Satuan Tugas Udara Pengamanan VVIP IAF dan HLF MSP 2024 di Bali, Ini Tugasnya
Latihan gabungan bersama ini selain diikuti oleh Indonesia sebagai tuan rumah dan Amerika Serikat sebagai mitra penyelenggara, juga melibatkan 19 negara dan pengamat militer.
Para pasukan militer dari berbagai negara yang tergabung sebagai peserta Super Garuda Shield 2024 akan melaksanakan materi latihan tactical combat casual care, drill surface insertion, latihan pendaratan khusus (ratsus), drill amphibious assault, drill air assault serta sinkronisasi taktik dan komando. (at)