Laporan Khusus :ย Septiawan/Muhammad Hidayat
Batam,IDM – Latihan gabungan bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2022 diharapkan dapat meningkat hubungan strategis serta kerja sama pertahanan di antara Amerika Serikat dan Indonesia.
Demikian disampaikan Komandan US MEU SOC (Marines Expeditionary Unit โ Special Operation Capable), Capt Josh Cuyler saat ditemui redaksi Indonesia Defense Magazine, Senin (1/8), mengenai harapannya terkait penyelenggaraan Latgabma Super Garuda Shield 2022.
Melalui Latgabma ini, Josh menjelaskan pihaknya bersama dengan Taifib TNI AL dapat bertukar pengetahuan, pengalaman serta prosedur operasi.
โKemudian dari hal tersebut, kami dapat meningkatkan kapabilitas satu sama lain (personel) dan memaksimalkan kinerja kami sehingga nantinya dapat melakukan latihan pendaratan amfibi dengan baik di Dabo Singkep,โ tambahnya.
Josh mengungkapkan bagaimana US MEU SOC sangat bersemangat untuk mengikuti Super Garuda Shield 2022 sehingga ia pun berharap kesempatan ini dapat dilanjutkan di masa depan.
โIni merupakan pengalaman pertama bagi kami berlatih dengan militer Indonesia, khususnya dalam Super Garuda Shield, sehingga kami belum begitu familier dengan pengalaman latihan terdahulu. Namun, hal itu semakin menambah semangat kami untuk berlatih bersama,โ tutupnya.
Melansir keterangan resmi Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, selain anggota militer dari Indonesia dan Amerika Serikat, anggota militer dari negara lainnya seperti Australia, Jepang, dan Singapura juga akan berpartisipasi pada latihan yang digelar tanggal 1 hingga 14 Agustus 2022. Super Garuda Shield 2022 akan digelar di tiga lokasi pelatihan yaitu Baturaja, Amborawang, dan Pulau Batam. (wan/yas)