Jumat, 4 April 2025

Singapura Berbagi Ilmu Pertolongan Korban Perang kepada Marinir TNI AL dan AD Jepang

Jakarta, IDM – Angkatan Darat Singapura (Singapore Army) berbagi materi Tactical Combat Casualty Care (TCCC) kepada prajurit Korps Marinir dan Angkatan Darat Jepang (Japan Ground Self-Defense Force) di hutan Selogiri, Banyuwangi, Minggu (3/9).

Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Selasa (5/9), TCCC membahas kesehatan lapangan sebagai upaya dukungan medis yang berperan dalam tugas militer di daerah operasi maupun penugasan dengan karakteristik resiko permasalahan kesehatan yang tinggi.

Kegiatan pengetahuan kesehatan lapangan ini merupakan faktor penting dalam pertempuran, tentang bagaimana cara prajurit mampu menangani permasalahan kesehatan maupun luka yang disebabkan oleh konflik di daerah operasi.

Baca Juga:ย Fregat Merah Putih Akan Perkuat Alutsista TNI AL pada 2028-2029

Adapun, materi yang disampaikan oleh Angkatan Darat Singapura kepada prajurit Korps Marinir dan Angkatan Darat Jepang, meliputi cara penanganan pertama pada prajurit yang mengalami Heat Stroke.

Prajurit Korps Marinir
(Foto: Dok. Dispen Kormar)

Heat Stroke merupakan kondisi paling berat pada tubuh akibat cuaca panas karena tubuh tidak dapat mengontrol suhu badan. Kemudian, juga mempelajari cara penanganan luka tembak dan evakuasi korban di medan pertempuran.

Sebelumnya, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, mengatakan, latihan gabungan bersama (latgabma) Super Garuda Shield 2023 dengan personel asing dari 17 negara sahabat ini, akan mampu meningkatkan profesionalisme para prajurit.

Baca Juga:ย Tekan Angka Stunting, TNI AD Luncurkan e-stuntad dan e-posyandu

“Melalui latihan bersama, kita bisa sharing informasi dan latihan antarpasukan kita dengan pasukan asing,” ujar Yudo, usai membuka Super Garuda Shield 2023 di Puslatpur 5 Marinir, Situbondo, Kamis (31/8) lalu.

Yudo mengatakan, latihan gabungan secara konvensional yang dilakukan bulan lalu akan lebih sempurna lagi dengan doktrin-doktrin baru yang diperoleh dari personel asing melalui Super Garuda Shield sehingga doktrin sebelumnya tidak akan mati.

“Latihan gabungan yang kita lakukan bulan kemarin menjadi evaluasi untuk merubah doktrin yang sudah ada dikaitkan dengan alutsista kita, termasuk dikaitkan dengan perkembangan situasi dan lainnya,” ucapnya. (at)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer