HANKAM

Satgas TNI Terima Penyerahan Mortir dan Granat Nanas Aktif dari Warga

Satgas Pamtas
Amunisi senjata granat nanas yang diserahkan langsung oleh OT (59) kepada Danpos Pos Kout Long Bawan. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Akhir pekan kemarin, Sabtu, (13/5) Satgas TNI di perbatasan menerima penyerahan sebuah Mortir Kaliber 60 mm dan granat nanas aktif dari masyarakat.

Dilansir keterangan Dispenad, Senin, (15/5) mortir tersebut diterima Pos Kout Long Bawan Satgas Pamtas Yonarmed 5/Pancagiri dan granat nanas oleh Satgas Pantas Yonif 645/Gardatama Yudha, Pos Sajingan.

Read: Belasan Perwira Tinggi TNI Dimutasi, Delapan Di antaranya Pati TNI AU

"Mortir kaliber 60 mm ini diserahkan langsung oleh OT (59) kepada Danpos Pos Kout Long Bawan. Penyerahan amunisi tersebut berawal dari kegiatan komsos dan anjangsana yang rutin dilaksanakan personil Pos Long Bawan Satgas Pamtas Yonarmed 5/Pancagiri di Desa Terang Baru sekaligus sosialisasi tentang bahaya menyimpan dan memiliki senjata api serta munisi," kata Dansatgas Yonarmed 5/Pancagiri Letkol Arm Yan Octa Rombenanta.

Satgas Pamtas
Satgas mengamankan Mortir kaliber 60 mm yang ditemukan warga. (Foto: Dok. Dispenad)

Sementara itu, granat nanas menurut Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha, Letnan Kolonel Inf Hudallah dilaporkan oleh warga setelah ditemukan saat sedang mencari ikan di sungai.

Read: KSAD Gelar Halalbihalal bersama TNI-Polri di Bandung

"Mereka melaporkan kepada anggota Pos Gabma Sajingan Satgas Pamtas Yonif 645/Gty karena merasa tidak tahu atau awam mengenai benda tersebut dan demi keselamatan dirinya dari bahaya bahan peledak jenis granat nanas tersebut. Granat tersebut kemudian diamankan personel BP dari Paldam yang mempunyai keahlian pada bidang peralatan, bahan peledak dan senpi dan langsung memerintahkan untuk melaksanakan pengecekan terhadap barang/benda yang di duga granat nanas yang di temukan oleh warga perbatasan tersebut," kata Hudallah.

Barang-barang penemuan ini sekarang sudah disimpan pada tempat yang aman dan akan ditindaklanjuti bagian yang berkompeten. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.