Jakarta, IDM โย Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal merespons cepat terkait keluhan masyarakat terhadap jembatan rusak yang dijuluki โjembatan pengintai mautโ di Desa Ranto Panjang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.
Dilansir dari keterangan Pendam IM, Jumat, (12/7) keluhan ini disampaikan lewat pesan whatsapp dan langsung direspons dengan mengutus prajurit TNI dari Kodim Aceh Utara untuk segera melakukan perbaikan.
Baca Juga:ย Rimpac 2024: Marinir Indonesia-AS Latih Kemampuan Mobilitas Udara Taktis di Hawaii
Dijelaskan tiang penyangga jembatan tersebut pada salah satu sisi jembatan telah ambruk ke sungai, dan sebuah lubang besar di tengah jembatan tertutup batang kelapa dan membahayakan pengguna jalan. Kini kondisi jembatan mulai diperbaiki sore harinya dan akan dilanjutkan dengan perbaikan permanen sebagai bagian dari program unggulan Kodam IM.
Tokoh Dispora Aceh Said Aziz yang melaporkan keadaan jembatan ini pun langsung mengapresiasi langkah cepat Pangdam IM dan prajuritnya dalam merespons keluhan masyarakat.
Baca Juga:ย Seminar di Cina, TNI AL Bahas Implementasi Operasi Penanggulangan Bencana
โSaya mengharapkan jika ada jembatan-jembatan yang benar-benar rusak yang banyak digunakan masyarakat, bisa dilaporkan ke saya untuk saya teruskan ke Panglima atau bisa juga dilaporkan langsung ke Pangdam IM. Beliau sangat membantu untuk kepentingan masyarakat,โ ungkapnya.
Untuk diketahui, Mayjen TNI Niko Fahrizal lahir di Banda Aceh, 10 September 1968, adalah lulusan Akademi Militer tahun 1991 dan berasal dari kecabangan Infanteri. Sebelum menjabat sebagai Pangdam Iskandar Muda, beliau pernah menjabat sebagai Irdam IM, Kasdam V/Brawijaya dan Dansecapaad. (rr)