Putin Umumkan Daftar Jumlah Negara yang Dianggap Tidak Bersahabat

Jakarta, IDM - Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan daftar sejumlah negara dan wilayah yang dianggap "tidak bersahabat" dengan Kremlin dan warganya, Hal ini disampaikan oleh media pemerintah di Moskow.
Dikutip dari Kantor Berita Rusia TASS, negara dan wilayah yang masuk dalam daftar ini telah memberlakukan atau bergabung dalam memberikan sanksi terhadap Rusia setelah dimulainya operasi militer khusus Angkatan Bersenjata Rusia di Ukraina.
Belum jelas apa yang akan dilakukan oleh Presiden Vladimir Putin dengan daftar ini.
Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin sempat memperingatkan negara-negara yang memberlakukan sanksi ke negaranya. Ia menyebut mereka sama dengan "mendeklarasikan perang".
Bahkan seorang investor dan miliuner Amerika Serikat (AS) Bill Ackman, menyebut Perang Dunia 3 (World War 3) sepertinya sudah dimulai karena serangan Rusia dan Ukraina.
"Perang Dunia III kemungkinan sudah dimulai, tetapi kita lambat untuk mengenalinya," tegasnya.
Negara yang masuk daftar ini diketahui bukan hanya dari Benua Amerika dan Eropa, tapi juga Benua Asia.
Apa Indonesia termasuk dalam daftar negara yang dianggap musuh oleh Rusia? Simak daftar lengkap negara yang dianggap musuh oleh Rusia berikut ini.
27 negara anggota Uni Eropa, Austria, Belanda, Denmark, Jerman, Perancis, Irlandia, Italia, dan lain-lain.
• Amerika Serikat (AS)
• Kanada
• Inggris (termasuk Jersey, Anguilla, Kepulauan Virgin Britania Raya, Gibraltar)
• Ukraina
• Montenegro
• Swiss
• Albania
• Andorra
• Islandia
• Liechtenstein
• Monako
• Norwegia
• San Marino
• Makedonia Utara
• Jepang
• Korea Selatan
• Australia
• Mikronesia
• Selandia Baru
• Singapura
• Taiwan (dianggap sebagai wilayah China, tetapi diperintah oleh pemerintahannya sendiri sejak 1949)
Rusia telah meminta perusahaan atau warganya untuk sementara membayar utang mata uang asing yang terutang kepada kreditur luar negeri dari "negara-negara yang tidak bersahabat" itu dalam rubel.
Pemerintah mengatakan debitur harus membuka jenis khusus rekening rubel dengan bank Rusia. Kemudian, mentransfer ke dalamnya rubel setara dengan jumlah mata uang asing yang terutang sesuai dengan nilai tukar resmi bank sentral pada hari pembayaran. (ADT)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































