Jakarta, IDM – Presiden Prancis Emmanuel Macron berencana untuk meningkatkan anggaran pertahanan sebesar 33 persen. Rencana ini diputuskan sebagai tanggapan atas serangan Rusia ke Ukraina yang mengguncang Eropa dan menghadapi tantangan global lainnya.
Dilansir dari France24, Jumat (20/1), Macron akan meminta parlemen untuk secara signifikan menyetujui pendanaan untuk modernisasi angkatan militer prancis dengan anggaran lebih dari 400 miliar euro. Anggaran ini ditargetkan untuk tahun 2024-2030, naik dari anggaran periode sebelumnya yang hanya sebesar 295 miliar euro.
โSetelah memperbaiki angkatan bersenjata, kami akan mengubahnya. Kita juga harus bersiap untuk mengubah diri kita sendiri, kita harus siap untuk ancaman yang lebih brutal, lebih banyak dan lebih ambigu,โ ujar Macron kepada para perwira yang berkumpul di sebuah pangkalan udara bagian barat daya Mont de Marsan.
Baca: Rusia, Cina dan Afrika Selatan akan Gelar Latma Militer
Anggaran pertahanan tambahan ini akan dialokasikan untuk berbagai bidang termasuk meningkatkan sistem pertahanan udara, armada pesaawat nirawak, insfrastruktur pencegahan nuklir dan pengembangan intelijen untuk menghadapi tantangan serangan siber. RUU pertahanan baru ini membutuhkan pemungutan suara parlemen, sementara Macron berharap agar rencana ini disepakati dan ditetapkan dengan segera.
โKita perlu melakukan tindakan cepat dan meningkatkan kekuatan karena kita tidak akan bisa memilih konflik yang harus kita hadapi. Kita harus satu langkah ke depan,โ ujarnya. (bp)