Jakarta, IDM – Delegasi TNI AL, yakni Letkol Laut (P) Rifki Najib mengikuti forum Maritime Trafficking Routes-Southeast Asia (MTR-SEA) Regional Plenary, yang berlangsung dari 22-23 Juni, di Thailand, Kamis (22/6).
Dikutip dari keterangan Dispenal, forum MTR-SEA adalah ajang menyatukan penegak hukum narkoba dan penegak hukum maritim di tingkat nasional dan regional dalam rangka meningkatkan koordinasi dan memperkuat kerja sama penanggulangan perdagangan narkoba melalui laut.
Baca Juga:ย Sekjen Kemhan RI Sebut Penguatan Kerja Sama ASEAN Menjawab Tantangan Global
Selain studi mendalam tentang rute perdagangan maritim yang muncul, MTR-SEA juga melacak dan melaporkan kasus narkoba di laut dan sedang mengembangkan daftar anomaly atau vessels of interest (VOI).
Forum ini juga menawarkan peluang kepada lembaga penegak hukum untuk memperkuat tingkat koordinasi dengan mitra regional, termasuk mengakui keterbatasan negara tetangga dalam memproses kasus perdagangan lintas yurisdiksi, sambil memperkuat hubungan pribadi antara personel penegak hukum, khususnya di regional Asia tenggara.
Acara yang diprakarsai oleh United Nation Office on Drugs and Crime (UNODC) ini adalah salah satu organisasi PBB yang bergerak dalam memerangi obat-obatan terlarang dan kejahatan transnasional.
Baca Juga: TNI AD Tegaskan Siap Bantu Kesulitan Masyarakat di Pedalaman Kalimantan
UNODC melaksanakan kerja sama dengan pemerintah dan mitra regional di Asia Tenggara dalam rangka mengatasi tantangan terkait obat-obatan dan bahan kimia prekursor di wilayah tersebut.
Sementara agenda kegiatan forum regional MTR-SEA yang ketiga kalinya ini adalah untuk berbagi informasi dan diskusi antara penegak hukum laut yang meliputi pengembangan solusi untuk koordinasi operasional antar-lembaga, alat berbagi informasi dan kekuatan penegakan hukum di bawah undang-undang domestik lintas perbatasan. (at)