Jakarta, IDM โย Prajurit Batalyon Roket (Yonroket) 2 Marinir menciptakan inovasi baru, yakni aplikasi berbasis android untuk mempermudah dan mempercepat perhitungan penembakan, Surabaya, Jawa Timur, Senin (15/7).
Komandan Resimen Artileri 2 Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana, menyampaikan aplikasi bernama Firing Calculation of Rocket (FCR) itu dirancang oleh salah satu prajurit Yonroket 2 Marinir, yaitu Koptu (Mar) Ardi Mujiarto.
“Aplikasi untuk perhitungan penembakan (FCR) tersebut dibuat menggunakan bahasa pemrogaman berbasis android,” kata Rana, dikutip dari keterangan Pasmar 2 di Jakarta.
Baca Juga: KSAD Beberkan Peran TNI AD Menuju Indonesia Emas
Ia juga mengungkapkan, penggunaan aplikasi FCR telah diuji coba untuk pertama kalinya dalam latihan satuan lanjutan (LSL) dan latihan satuan dasar (LSD) II 2024.
“Aplikasi tersebut telah melakukan uji coba pertama kali dalam LSL dan LSD II kemarin dan berhasil memproses perhitungan data tembak sehingga dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan penembakan,” ungkapnya.
Menurutnya, aplikasi FCR berbasis android ini merupakan inovasi untuk mempermudah proses perhitungan data tembak dalam mendukung tugas pokok Yonroket 2 Marinir.
Baca Juga: Marinir Indonesia Kolaborasi Integrasi Tempur dengan Amerika, Chili, dan Sri Lanka
“Diharapkan aplikasi ini dapat dikembangkan dan digunakan dengan baik,” ucap Rana.
Terpisah, Komandan Yonroket 2 Marinir Letkol (Mar) Daniel Iwan Setiawan menyampaikan seiring perkembangan teknologi militer saat ini, prajurit Yonroket 2 Marinir dituntut untuk bisa menguasai berbagai bidang teknologi.
“Adqnya aplikasi perhitungan data tembak roket ini dinilai wajib diketahui oleh setiap prajurit ‘Petarung Halilintar’ agar mampu mengoperasikan dan mempermudahkan dalam mengolah data tembak,” pungkasnya. (at)