Jakarta, IDM – Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memberikan sejumlah pesan untuk prajurit Kopassus. Hal tersebut diungkapnya usai menerima brevet kehormatan Kopassus, baret merah, serta sangkur dari KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman didampingi Danjen Kopassus Brigjen TNI Iwan Setiawan di Jakarta, Selasa (27/12).
“Pada kesempatan kali ini, saya selaku Panglima TNI memberikan penekanan beberapa hal yang harus dipedomani oleh seluruh prajurit komando dimanapun kalian bertugas,” ungkap Yudo.
Ia pun kemudian mengungkapkan enam pesan untuk diresapi dan diamalkan para prajurit Kopassus. Pertama, terus meningkatkan kemampuan agar menjadi prajurit yang profesional, tangguh, bermoral, berdedikasi dan mempunyai loyalitas yang tinggi serta bermental sapta marga.
Kedua, mempertajam naluri tempur dan kemampuan dalam melaksanakan tugas operasi khusus dan operasi terpadu. Ketiga, menjadi pengayom dan membantu kesulitan rakyat serta mampu memberikan rasa aman di masyarakat dalam segala bentuk ancaman dan gangguan.
“Keempat, jaga literitas TNI terutama menjelang tahun poltik dan pilkada serentak 2024. Kelima, stop aksi arogansi prajurit TNI, harus tetap tegas namun juga harus mampu berperilaku humanis dan disegani,” ungkapnya.
Terakhir, Yudo juga berpesan agar para prajurit selalu menjaga sinergitas dan soliditas dengan Polri demi tegaknya NKRI melalui kegiatan yang bersifat positif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Baca: Gara-gara Hal Ini, Panglima TNI dan Kapolri Jatuh Cinta dengan Kopassus
Pada momen tersebut, Yudo pun mengaku bangga dapat menerima brevet kehormatan dari salah satu pasukan khusus di tubuh TNI tersebut.
“Brevet komando melambangkan prajurit yang telah melewati latihan berat dan memiliki kecekatan di bidang operasi darat, laut, maupun udara,” kata Yudo. (un)