Jumat, 4 April 2025

PBB Kecam Serangan Udara Israel ke Zona Kemanusiaan Gaza

Jakarta, IDM โ€“ย Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres mengecam serangan udara Israel di daerah Al-Mawasi di Khan Younis, Jalur Gaza, yang ditetapkan sebagai โ€œzona kemanusiaanโ€ bagi pengungsi Palestina.

โ€œ(PBB) mengutuk pembunuhan warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan. Serangan ini menggarisbawahi bahwa tidak ada tempat yang aman di Gaza,โ€ kata Guterres melansir AA, Senin (15/7).

Baca Juga:ย Korut Kembali Peringatkan Tindakan Tegas atas Kampanye Propaganda Korsel

Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan serangan itu menewaskan sedikitnya 90 warga Palestina yang mengungsi di kamp dan melukai 300 korban lainnya. Oleh sebab itu, Guterres menegaskan agar pihak-pihak terkait mematuhi hukum internasional.

โ€œSekretaris Jenderal menggarisbawahi bahwa hukum kemanusiaan internasional, termasuk prinsip-prinsip pembedaan, proporsionalitas, dan tindakan pencegahan dalam serangan, harus ditegakkan setiap saat,” katanya.

Baca Juga:ย AS akan Kerahkan Rudal Jarak Jauh di Jerman, Rusia: Bentuk Eskalasi

Israel, yang mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera, telah menghadapi kecaman internasional akibat serangan yang terus berlanjut di Gaza sejak 7 Oktober tahun lalu.

Hingga kini, perang itu telah menewaskan lebih dari 38.300 warga Palestina dan sekitar 88.300 orang terluka. Sebagian besar wilayah Gaza telah hancur dan krisis kemanusiaan terjadi akibat blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer