PBB Kecam Serangan Udara Israel ke Zona Kemanusiaan Gaza

Jakarta, IDM – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres mengecam serangan udara Israel di daerah Al-Mawasi di Khan Younis, Jalur Gaza, yang ditetapkan sebagai “zona kemanusiaan” bagi pengungsi Palestina.
“(PBB) mengutuk pembunuhan warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan. Serangan ini menggarisbawahi bahwa tidak ada tempat yang aman di Gaza,” kata Guterres melansir AA, Senin (15/7).
Baca Juga: Korut Kembali Peringatkan Tindakan Tegas atas Kampanye Propaganda Korsel
Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan serangan itu menewaskan sedikitnya 90 warga Palestina yang mengungsi di kamp dan melukai 300 korban lainnya. Oleh sebab itu, Guterres menegaskan agar pihak-pihak terkait mematuhi hukum internasional.
“Sekretaris Jenderal menggarisbawahi bahwa hukum kemanusiaan internasional, termasuk prinsip-prinsip pembedaan, proporsionalitas, dan tindakan pencegahan dalam serangan, harus ditegakkan setiap saat," katanya.
Baca Juga: AS akan Kerahkan Rudal Jarak Jauh di Jerman, Rusia: Bentuk Eskalasi
Israel, yang mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera, telah menghadapi kecaman internasional akibat serangan yang terus berlanjut di Gaza sejak 7 Oktober tahun lalu.
Hingga kini, perang itu telah menewaskan lebih dari 38.300 warga Palestina dan sekitar 88.300 orang terluka. Sebagian besar wilayah Gaza telah hancur dan krisis kemanusiaan terjadi akibat blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































