Operational Staff Exercise Super Garuda Shield 2023 Resmi Ditutup

Jakarta, IDM - Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada II Laksamana Pertama TNI Edi Haryanto, resmi menutup Operational Staff Exercise Super Garuda Shield 2023, Surabaya, Rabu (13/9).
Edi menyampaikan, latihan yang diselenggarakan dengan sukses ini diharapkan dapat bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat.
Baca Juga: Pastikan Peradilan Militer Korupsi Basarnas Digelar Terbuka, Panglima TNI: Tidak Ada yang Ditutupi
"Terutama dalam meningkatkan kesiapan dan kemampuan pengambilan keputusan proses militer secara efektif dan efisien," ujar Edi dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Kamis (14/9).

"Mayor Jenderal Jered Helwig dan seluruh delegasi AS, Inggris dan Australia, terima kasih atas dukungan dan upaya yang sangat baik. Latihan ini dapat mencapai keberhasilan yang memuaskan," imbuhnya.
Super Garuda Shield adalah latihan gabungan bersama (latgabma) tahunan antara TNI dan Komando Indo-Pasifik AS (INDOPACOM) yang juga melibatkan negara-negara satu kawasan.
Baca Juga: KSAD Resmikan Wargaming System di Seskoad
Penyelenggaraan tahun ini berlangsung selama dua pekan, dimulai dari 31 Agustus-13 September dengan mengerahkan ribuan prajurit TNI maupun tentara asing dari negara sahabat yang ada di kawasan Indo-Pasifik, di antaranya AS, Australia, Jepang, Singapura, dan Inggris.
Kemudian, negara pengamat dari Inggris, Singapura, Jepang, Australia, Selandia Baru, Kanada, Papua Nugini, Brunei Darussalam, Perancis, Jerman, Filipina, Korea Selatan, dan Timor Leste.
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































