HANKAM

KSAD Jenderal Andika Sambangi Yogyakarta Semangati Nakes

KSAD Jenderal Andika Sambangi Yogyakarta Semangati Nakes
Photo. Dok: Dispenad

Yogyakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menyambangi Yogyakarta, Minggu (25/7/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Andika yang didampingi sang istri, Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati Hendropriyono menyemangati para tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit DKT Dr. Soetarto Yogyakarta dalam memberikan pelayanan.

“Kita ketahui bersama, selama 4 minggu terakhir beban dari tenaga kesehatan ini sangat berat sekali. Kasihan mereka, saat ini pasien terus bertambah, tugas mereka pun tambah berat. Belum lagi kondisi psikis nakes ini menghadapi dinamika dengan pasien, itu juga bisa menambah tekanan atau stress mereka,” kata Andika Perkasa.

Jenderal bintang empat itu menjelaskan, pihaknya hanya terus berusaha semaksimal mungkin, meringankan beban yang dialami para nakes ini.

"Kami hanya berusaha membantu beban beban para nakes itu, dengan membantu apa yang kami bisa, dan yang terpenting dapat memberi semangat kepada mereka agar selalu kuat dalam situasi sulit ini,” terang Andika.

Andika menegaskan, dalam situasi pandemi yang masih tinggi ini, pihaknya terus mengawal bagaimana situasi yang dihadapi rumah sakit, dokter, perawat dan tenaga medis lain hingga kebutuhan seperti oksigen dan obat untuk pelayanan.
Dalam kesempatan itu Andika membawa satu truk berisi ribuan paket bantuan yang akan dibagikan kepada para nakes di berbagai wilayah salah satunya Yogyakarta.

Untuk para nakes di Rumah Sakit DKT Dr. Soetarto sendiri jumlahnya ada hampir 250 nakes dan semuanya telah mendapat paket bantuan itu. Baik nakes yang melayani langsung Covid-19 dan tidak tanpa kecuali.

“Bantuan untuk tenaga kesehatan ini terus kami kawal penyalurannya setiap dua hari sekali," jelas Andika.
Andika menambahkan paket bantuan tersebut terdiri misalnya daging 850 gram, obat herbal dan beras.

"Paling tidak bantuan ini bisa membantu meringankan kebutuhan mereka. Bantuan tersebut untuk menjaga asupan protein termasuk obat-obat yang dapat meningkatkan imunitas mereka di tengah perjuangannya," kata Andika.

Andika pun menyatakan pemerintah saat ini terus berupaya menekan positivity rate atau tingkat penularan Covid-19 melalui berbagai kebijakan.

"Dari TNI AD juga terus bergerak membantu termasuk dalam mendirikan rumah sakit lapangan guna membantu penanganan Covid-19. Saat ini sudah empat rumah sakit lapangan yang didirikan antara lain di Jakarta dan Solo. Kami terus pantau kondisi daerah apakah sudah mendesak untuk pendirian Rumah Sakit Lapangan itu," ujar Andika.

Rumah sakit lapangan yang didirikan TNI AD ini, ujar Andika, bukan rumah sakit lapangan biasa. Karena fasilitasnya sudah cukup lengkap alias tak sekedar menyediakan kamar atau ranjang. Tapi juga sudah ada ruang operasi, ruang IGD, ruang dekontaminasi, termasuk fasilitas hepa filter di sejumlah ruang perawatannya untuk menjaga kualitas udara.

“Dengan kondisi pandemi saat ini kami juga himbau agar masyarakat senantiasa menjaga kesehatan dan mematuhi anjuran pemerintah dan patuh protokol kesehatan yang berlaku," pungkas Andika.

Sedangkan istri Jenderal Andika, Ibu Hetty mengatakan bantuan itu diharapkan bisa meringankan para nakes yang mungkin dengan kesibukan mereka, tak sempat membeli karena kesibukannya sehingga bisa meringankannya.

"Mungkin di tengah padatnya kesibukan para nakes ini, mereka kan kadang tidak sempat mendapatkan kebutuhan seperti obat herbal untuk menjaga imunitasnya, harapanya ini dapat membantu sedikit meringankan beban mereka," kata Ibu Hetty.

Sementara itu pada hari terakhir pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kasus baru virus Corona atau COVID-19 kembali tembus di atas 2.000 kasus. Sehingga akumulasi kasus Corona di DI Yogyakarta hari mencapai 104.778 kasus.

“Kasus positif ada penambahan 2.145 kasus. Total kasus terkonfirmasi menjadi 104.778 kasus," kata Kepala Bagian Humas Pemda DIY Ditya Nanaryo Aji Minggu (25/7/2021).

“Kasus sembuh 1.116 kasus, total sembuh 70.171 kasus. Meninggal bertambah 59 kasus, total kasus 2.926 kasus," kata Ditya. (wan/man)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.