Jumat, 4 April 2025

Korut Belum Tanggapi Permintaan AS untuk Pulangkan Tentara yang Ditahan

Jakarta, IDM – Korea Utara (Korut) belum menanggapi permintaan Amerika Serikat (AS) untuk berdiskusi terkait tentara yang ditahan akibat melanggar perbatasan di Zona Demiliterisasi Korea. Beberapa pengamat memperkirakan upaya memulangkan tentara AS itu akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Dilansir dari The Guardian, Jumat (21/7), Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller, mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya menghubungi otoritas Korut untuk membahas insiden ditahannya tentara Angkatan Darat bernama Travis King pada beberapa waktu lalu. Namun, higga kini Korut tetap diam dan belum menanggapi permintaan tersebut.

Baca Juga:ย Bertemu KSAL, Wakil Kepala AL Italia Bahas Kedatangan ITS Francesco Morosini ke Jakarta

โ€œKemarin Pentagon menjangkau rekan-rekannya di Angkatan Bersenjata Korut. Pemahaman saya adalah bahwa upaya komunikasi tersebut belum dijawab,โ€ kata Miller.

Miller juga mengatakan, Pemerintah AS saling bekerja sama untuk mengumpulkan informasi tentang keadaan dan keselamatan King. Sementara, beberapa pengamat menilai King tidak akan kembali dalam waktu dekat karena hubungan bilateral yang renggang antara Korut dan AS.

โ€œKorut tidak akan menangkap kemudian melepaskan seorang pelintas batas karena undang-undang domestiknya yang ketat. Mereka juga berkeinginan kuat mencegah orang luar melanggar (peraturan) itu,” kata Leif-Eric Easley, seorang profesor di Universitas Ewha di Korsel.

Baca Juga: Usai Odesa, Rusia Serang Kota Pelabuhan Mykolaiv

Kemudian, Faktor lain yang memberatkan Korut untuk melepas King yaitu statusnya sebagai seorang tentara. Sehingga, Korut mungkin menduga penyebab pelanggaran King itu berkaitan dengan misi militer.

Sebelumnya, King telah ditahan di Korsel atas tuduhan penyerangan saat bertugas. Kemudian, King seharusnya kembali ke AS tetapi malah mengabaikan perintah dan pergi untuk bergabung dengan tur ke Zona Demiliterisasi Korea. Saat tur itulah, ia disebut secara sengaja melintas tanpa izin zona penyangga antara Korsel dan Korut. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer