Jakarta, IDM โย Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Udara (Dankodiklatau) Marsdya TNI Arif Mustofa mengatakan, keterbatasan infrastruktur serta akses di Indonesia, khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), membuat banyak potensi yang dimiliki oleh negara ini belum bisa dimanfaatkan secara optimal.
โOleh karena itu drone sipil (nonmiliter) hadir sebagai solusi yang dapat membantu kita untuk membuka akses dan memberdayakan wilayah 3T sehingga potensinya dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam membantu masyarakat di daerah-daerah tersebut,โ kata Dankodiklatau dalam sambutannya saat memimpin rapat koordinasi (rakor) Pembinaan Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) yang digelar di Makodiklatau, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (21/6).
Baca Juga:ย KSAD Ajak Seluruh Komponen Bangsa Berantas Judi Online
Dalam rakor yang bertajuk โOptimalisasi Pembinaan Drone Nonmiliter di Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T)โ, turut dibahas perihal pentingnya kerja sama serta koordinasi yang erat di antara banyak pihak, termasuk TNI Angkatan Udara (TNI AU); instansi pemerintah terkait; serta sektor swasta untuk mengoptimalkan fungsi serta pembinaan drone nonmiliter di wilayah 3T.
Sebagai wadah diskusi dan bertukar pikiran, sejumlah narasumber dihadirkan dalam rakor kali ini. Mereka adalah Aspotdirga KSAU; Kapuspotdirga; Kadiskumau; Kadispenau; Ketua Komite UAV FASI; Ketua Komite Aeromodelling FASI; serta Direkrut Program dan Jawa Post Multimedia.
Melansir keterangan Penerangan Kodiklatau, Sabtu (22/6), kedelapan pembicara tersebut menyampaikan beragam materi, seperti Aspotdirga KSAU yang memaparkan materi tentang pola pembinaan TNI AU terhadap drone nonmiliter; Kapuspotdirga tentang implementasi pembinaan dan pengembangan TNI AU terkait dengan maraknya pengguna drone nonmiliter; serta materi pengoperasian drone, kebijakan dan regulasi yang disampaikan oleh Kadiskumau.
Baca Juga:ย Tingkatkan Kerja Sama, Panglima TNI Sambangi Markas Angkatan Bersenjata Perancis
Selanjutnya, Kadispenau berbicara perihal publikasi yang telah dilakukan oleh TNI AU terkait maraknya penggunaan drone nonmiliter; dan materi peran FASI dalam membina komunitas drone nasional dengan pembicara yaitu Ketua Komite UAV FASI.
Materi-materi lainnya adalah optimalisasi pembinaan terhadap penggunaan drone nonmiliter di kalangan masyarakat yang dipaparkan oleh Ketua Komite Aeromodelling FASI; serta Direktur Program dan Jawa Post Multimedia berbicara tentang sinergi dalam mempublikasikan penggunaan drone nonmiliter di kalangan masyarakat. (yas)