Jakarta, IDM โย Kodam I/Bukit Barisan bersama satuan jajarannya di wilayah Korem 032/Wirabraja akan segera membangun lima unit jembatan Bailey di wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Menurut Pangdam I/BB, Mayjen TNI Mochammad Hasan pembangunan jembatan Bailey untuk melancarkan kembali hubungan darat antar wilayah di Kabupaten Agam yang terputus paska tragedi banjir lahar dingin Gunung Marapi disertai longsor yang melanda enam kabupaten dan kota (termasuk Kabupaten Agam) di Provinsi Sumatera Barat pada Sabtu (11/5/2024) lalu.
Baca Juga:ย KSAL Kembali Undang Angkatan Laut Belanda Ikuti Latihan MNEK 2025
“Lima jembatan Bailey yang dibangun itu meliputi Jembatan Tigo Niniak, Jembatan Rona Taluak, Jembatan Silaki 1, Jembatan Katiagan, dan Jembatan Congkong,โ ucap Pangdam I/BB dalam keterangan resminya, Kamis, (16/5).
Lebih lanjut kata Pangdam I/BB, pembangunan lima jembatan Bailey tersebut merupakan salah satu dari sejumlah upaya penting dalam pelaksanaan langkah tanggap darurat di Kabupaten Agam yang dikerjakan pemerintah.
Baca Juga:ย Pembinaan Personel, Lanud Adisutjipto Gelar Dikkualsus Juru Montir Udara Pesawat KT-1B Woong Bee
Sementara itu Kepala BNPB, Letjen Suharyanto, paska bencana di Kabupaten Agam mengatakan ada lima kecamatan yang terdampak cukup parah. Yakni Sungai Pua di Kecamatan Sungai Pua, Nagari Koto Tuo di Kecamatan Ampek Koto, Kecamatan Banuhampu, Nagari Batu Taba di Kecamatan Ampek Angkek, dan Kecamatan Tilatang Kamang. Bencana yang terjadi di Kabupaten Agam juga menyebabkan 3.000 jiwa warga masyarakat harus mengungsi (data BPBD Sumbar per Selasa, 14 Mei 2024). (rr)