INTERNASIONAL

Gagal Kudeta, Sierra Leone Dakwa 27 Tentara atas Upaya Pemberontakan

Presiden Sierra Leone Julius Maada Bio
Presiden Sierra Leone Julius Maada Bio (Foto: Dok. X/President Julius Maada Bio)

Jakarta, IDM - Pemerintah Sierra Leone telah mendakwa sebanyak 27 tentara atas berbagai pelanggaran terkait upaya kudeta yang dilakukan pada November tahun lalu. Upaya kudeta itu telah menewaskan setidaknya 20 orang.

“Dakwaannya termasuk pemberontakan, kegagalan menekan pemberontakan, pembunuhan, membantu musuh, berkomunikasi dengan musuh dan pelanggaran terkait lainnya,” kata Kementerian Pertahanan Sierra Leone melansir BBC, Selasa (9/1).

Baca Juga: WHO Batalkan Pengiriman Pasokan Medis ke Gaza bagian Utara

Pada November lalu, sekelompok orang bersenjata masuk ke gudang senjata militer dan beberapa penjara di Freetown. Mereka membebaskan hampir 2.000 narapidana.

Pihak berwenang menggambarkan hal ini sebagai upaya untuk "menggulingkan" pemerintah. Mantan Presiden Ernest Bai Koroma pun didakwa melakukan makar. Namun, ia membantah terlibat dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga: Badan Intelijen Cina Klaim Ungkap Kasus Spionase yang Melibatkan Inggris

Selain itu, pengadilan Sierra Leone juga menuntut salah satu mantan pengawal presiden Koroma dan 11 mantan polisi. Mereka dituduh melakukan pengkhianatan berupa "menyembunyikan, membantu dan bersekongkol dengan musuh".

Penyeban upaya kudeta di negara yang tergolong miskin itu dilaporkan karena penolakan terhadap terpilihnya Presiden Julius Maada Bio untuk masa jabatan kedua. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.