HANKAM

Berlayar ke Daerah Misi, KRI Diponegoro-365 Singgah di Sri Lanka

Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O UNIFIL
Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O UNIFIL menggunakan KRI Diponegoro-365 tiba di Pelabuhan Colombo, Sri Lanka, Kamis (21/12). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - KRI Diponegoro-365 yang membawa Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-O UNIFIL sandar di Pelabuhan Colombo, Sri Lanka, Kamis (21/12).

Unsur kapal perang dan pasukan pemeliharaan perdamaian dunia oleh PBB itu menyelesaikan etape ke-2 menuju Lebanon, sejak empat hari berlayar dari Batam, Indonesia.

Kedatangan KRI Diponegoro-365 ini disambut oleh Duta Besar Indonesia untuk Sri Lanka Dewi Gustina Tobing yang didampingi oleh Atase Pertahanan RI di New Delhi, Laksamana Pertama Didik Kurniawan.

Baca Juga: Asops KSAL Resmi Diserahkan dari Laksda Denih kepada Laksda Yayan

"Saya merasa sangat bangga dengan adanya kehadiran KRI Diponegoro-365 sebagai duta bangsa dalam misi perdamaian dunia dibawah Bendera PBB di Lebanon," ungkap Dewi, dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (22/12).

Komandan KRI Diponegoro-365, Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu yang juga selaku Dansatgas MTF TNI KONGA XXVIII-O UNIFIL, menyampaikan beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan selama di Colombo.

"Kami akan melaksanakan bekal ulang logistik cair dan juga melaksanakan misi diplomasi dengan melaksanakan courtesy call ke beberapa pejabat setempat dari Angkatan Laut Sri Lanka atau Sri Lanka Navy," jelas Wirastyo.

Baca Juga: HUT Kowad ke-62, KSAD: Ingatlah Meskipun Wanita Tetap Militer dan Meskipun Militer Tetap Wanita

Satgas tersebut akan melaksanakan misi selama satu tahun. 120 prajurit TNI AL yang diberangkatkan meliputi 103 anak buah kapal (ABK) KRI, terdiri dari 32 perwira, 51 bintara, dan 20 tamtama.

Selain itu, satgas juga membawa 16 personel pendukung, yakni penerbang flight engineers, air crew, perwira kesehatan, intelijen, psikologi, penerangan dan hukum serta Komando Pasukan Katak (Kopaska), dan penyelam. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.