HANKAM

Berkunjung ke PT PAL, TNI AD Terima Paparan Teknologi Digital Industri Maritim 4.0

Sisfo TNI AD
Sisfo TNI AD berkunjung ke PT PA dalam rangka digitalisasi di lingkungan TNI AD. (Foto: Dok. Humas PT PAL Indonesia)

Jakarta, IDM - Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod menilai inisiatif TNI Angkatan Darat yang berencana mengadopsi teknologi digital industri maritim 4.0 (IM4), terutama pada sistem e-letter dan e-office sudah sejalan dengan visi PT PAL.

"Kami siap mendukung penuh TNI Angkatan Darat dan berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan efektivitas dan produktivitas kerja mereka," ujar Kaharuddin, Senin (26/6)..

Kaharuddin menjelaskan PT PAL Indonesia telah mengadopsi teknologi digital secara menyeluruh dalam proses bisnisnya. Teknologi IM4 ini dirancang untuk menjawab tantangan yang terus berkembang di sektor industri maritim dan pertahanan, sekaligus menempatkan PT PAL sebagai pemimpin dalam integrasi multiyard 4.0.

Baca Juga: Kaintel Lanud YKU Raih Penghargaan ‘Wingman Award’ di Goodfellow Air Force Base Amerika Serikat

Dengan teknologi IM4, lanjut Kaharuddin, PT PAL mampu memberikan kontribusi signifikan bagi penguatan industri maritim dan pertahanan nasional. Teknologi ini juga meningkatkan kapabilitas produksi, mempercepat pengembangan produk baru, serta mendukung program-program pemerintah dalam modernisasi alutsista maritim.

Teknologi IM4 mengintegrasikan software project management dan enterprise resource planning dengan kemampuan AI dan IoT yang dirancang khusus untuk PT PAL Indonesia. Teknologi ini tidak hanya mengelola sistem secara internal, tetapi juga bertindak sebagai integrator, di mana PT PAL berperan sebagai pemimpin multiyard.

Sistem ini menghasilkan data yang dimonitor secara real-time, kemudian dikumpulkan dalam pusat data dan diolah menggunakan big data analytics. Hasilnya disajikan dalam bentuk dashboard monitoring system yang dapat diakses oleh setiap unit kerja dan pemangku kebijakan.

Baca Juga: Momen Wakil KSAD Periksa Langsung Telepon Genggam Prajuritnya

"IM4 telah mentransformasi seluruh proses di PT PAL Indonesia, yang sebelumnya manual, terpisah-pisah, dan sulit dianalisis. Dengan IM4, semua proses menjadi satu kesatuan yang dapat dievaluasi, dianalisa, dan menjadi sumber data manajemen dalam pengambilan keputusan," tutup Kaharuddin.

Sebelumnya, pada Kamis (22/08), tim sistem informasi (Sisfo) TNI AD melakukan kunjungan ke PT PAL Indonesia untuk mempelajari penerapan teknologi IM4. Paban VI/Binsisfo Srenad, Kolonel Cke. Donny Oktarizal, mengakui teknologi digital IM4 yang diterapkan oleh PT PAL Indonesia dapat menjadi referensi berharga bagi TNI AD dalam membangun ekosistem digitalnya, khususnya untuk sistem e-office dan e-letter. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.