HANKAM

Batalyon Infanteri 5 Marinir Gelar Pendaratan Khusus di Pantai Tamban Malang

Prajurit Yonif 5 Marinir
Prajurit Yonif 5 Marinir berlatih pendaratan khusus di Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/6). (Foto: Dok. Pasmar 2)

Jakarta, IDM – Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 5 Marinir melaksanakan materi pendaratan khusus, dalam rangka latihan satuan dasar (LSD) II dan latihan satuan lanjutan (LSL) I 2024 di Pantai Tamban, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/6).

Pada kegiatan latihan tersebut, prajurit Yonif 5 Marinir dituntut untuk memiliki fisik yang kuat untuk mampu bertahan di segala medan dan berpikir taktis menghadapi dinamika situasi cuaca yang terus berubah.

Baca Juga: Pangkoarmada III Sampaikan Pesan Khusus untuk Prajurit TNI AL di Biak

"Latihan ini hanya bisa dilakukan prajurit yang sudah terlatih dan terpilih. Dalam suasana gelap gulita, hembusan angin malam yang dingin, disertai gelombang laut Pantai Tamban yang cukup menantang," ujar Komandan Yonif 5 Marinir Letkol (Mar) Ahmad Fauzi, dikutip dari keterangan Pasmar 2, Minggu (2/6).

Ahmad mengatakan melalui latihan tersebut diharapkan para prajurit dapat memiliki gambaran dan memahami peran setiap bagian sesuai tugas pokok masing-masing sebagai bekal untuk melaksanakan penugasan ke depan.

Baca Juga: Lanal Tanjung Balai Asahan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jaringan Internasional

"Pendaratan khusus membutuhkan kerahasiaan, konsentrasi, responsif, dan stamina yang prima. Oleh karena itu, laksanakan semua instruksi pelatih, utamakan keamanan personel dan material serta jaga keselamatan pada semua pergerakan," tandasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.