Jakarta, IDM โย Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen (Mar) Endi Supardi menerima penyematan brevet tri media Intai Amfibi (Taifib) dan anti-teror aspek laut Detasemen Jalamangkara (Denjaka) di Jakarta, Jumat (31/5).
“Penyematan brevet tersebut sebagai bentuk apresiasi tinggi atas keteladanan, jiwa, sikap, semangat dan integritas yang diberikan kepada pasukan khusus (Passus) Denjaka dan Taifib selama ini,” ujar Kadispen Kormar Kolonel (Mar) Bambang Dilianto dalam keterangannya, dikutip Sabtu (1/6).
Penyematan brevet Taifib dilakukan oleh Komandan Taifib (Danyontaifib) 1 Marinir Mayor (Mar) Laili Nugroho dan brevet Denjaka oleh Komandan Denjaka (Dandenjaka) Kolonel (Mar) Rino Rianto.
Baca Juga:ย Panen Jagung di Lahan Seluas 4,4 Hektare, Lanud Silas Papare Wujudkan Program Ketahanan Pangan
“Saya akan menempatkan diri dengan menggunakan brevet anti-teror aspek laut ini sebagaimana harapan kalian, yaitu suatu kehormatan, kebanggaan, dedikasi, dan kepercayaan bagi saya,” tegas Endi usai menerima brevet.
Adapun prosesi penyematan brevet kehormatan dikemas dalam simulasi sebuah aksi penanganan anti-teror. Digambarkan, pergerakan cepat tim pasukan khusus Denjaka, Taifib beserta Dankormar menggunakan kendaraan serang ringan (light strike vehicle) dari titik start Marines Shooting Club (MSC) menuju kesasaran.
Serangan kilat tersebut berlanjut dengan infiltrasi melalui rawa menggunakan sea rider dan melaksanakan penembakan di rawa, selanjutnya menuju sasaran utama yaitu gedung sarana latihan khusus (SLK).
Baca Juga:ย Wakil KSAD Ungkap Senjata Dansat dan Pejabat Penerangan di Era Teknologi
Setelah penembakan sniper kepada sasaran musuh serta sinyal tanda aman, tim pasukan masuk ke gedung sarana latihan khusus dengan tanda ledakan, dilanjutkan Dankormar menyelesaikan sasaran plate dengan tembakan pistol kemudian serangan gedung dengan teknik Close Quarter Battle (CQB) dan terakhir penghancuran sasaran serta konsolidasi.
Dengan kekuatan yang sudah diperhitungkan dan kemampuan tempur anti terror yang handal, musuh berhasil dilumpuhkan oleh Dankormar dan tim pasukan khusus. (at)