Jakarta, IDM – Sebagai seorang prajurit Orang Asli Papua (OAP), yang saat ini bertugas di Kabupaten Teluk Wondama kalian harus menjadi contoh dalam mempelopori masyarakat sekitar dalam kegiatan-kegiatan yang positif, salah satu yang bisa dapat dilakukan mungkin dengan bertani, bercocok tanam atau berkebun.
Hal ini disampaikan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah saat bertemu langsung dan bertatap muka dengan para prajurit Kodam XVIII/Kasuari yang saat ini bertugas di Kodim 1811/Teluk Wondama, Selasa (16/1/2024).
Baca Juga:ย KSAU Tegaskan Komitmen TNI AU Membangun Zona Integritas
Lanjutnya berdirinya 1 tahun Kodim ini banyak hal yang perlu dikerjakan dan Kodim ini harus terus berlanjut walaupun nantinya ada yang sudah pensiun dan pindah satuan.
โSekarang yang menjadi persoalan adalah bagaimana kalian dengan jumlah yang ada dapat memberikan atau menata Kodim ini menjadi Kodim yang kedepannya semakin baik dengan segala kemampuan yang ada dalam melaksanakan tugas,โ ucapnya.
Menghadapi tahun pemilu, kata Pangdam harus damai, tidak boleh malah menjadi perusak persaudaraan karena perbedaan pilihan.
Baca Juga:ย Miliki Keunggulan Kedirgantaraan hingga Teknologi, Lanud SMH Palembang Perkenalkan SMA Pradita Dirgantara
“Pemilu itu, memang kita tidak boleh ikut dalam berpolitik praktis, tetapi kita juga tidak boleh apatis dengan kegiatan tersebut, karena kita diberi tugas untuk mengamankan Pemilu tersebut. Kalian sebagai Babinsa boleh berada di sekitar TPS namun harus jauh, kalian hanya bisa memantau terkait dengan situasi apabila ada hal-hal yang menonton segera laporkan kepada Dandim,โ ungkapnya.
โJangan sampai kita terpancing, terpengaruh apalagi terprovokasi, seorang prajurit mempunyai sumpah yaitu menegakkan kedaulatan, menjaga keutuhan wilayah dan menjaga keselamatan bangsa dan tanah air. Pegang teguh netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada nanti, terkait dengan satuan kalian yang baru ini saya minta untuk tidak menyerah dengan keterbatasan yang ada, tingkatkan kemampuan kalian,โ tambah Pangdam. (rr)