HANKAM

TNI Beberkan Proses Perekrutan Prajurit yang Akan Ditempatkan di Kementerian/Lembaga

Ilustrasi prajurit TNI.
Ilustrasi prajurit TNI. (Foto: Pusbekang TNI AD)

Jakarta, IDM – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi membeberkan proses perekrutan prajurit yang nantinya akan ditempatkan di Kementerian/Lembaga sesuai Undang-Undang (UU) TNI yang baru disahkan DPR RI.

Menurutnya sesuai yang diamanatkan UU penempatan para prajurit TNI tidak ujug-ujug, tetapi ada permintaan dari Kementerian atau Lembaga tersebut kepada TNI.

Baca Juga: Satgas Operasi Trisila 2025 Buka Layanan Kesehatan Gratis di Lampung

"Misalnya, ini kementerian atau lembaga X meminta untuk jabatan ini, karena melihat ini ada skill atau kemampuan yang bisa diduduki oleh prajurit TNI, mereka minta kepada Mabes TNI, kemudian kita (TNI) menawarkan mencari kandidat, siapa prajurit yang pas dengan posisi jabatan itu sesuai dengan kriteria atau requirement skill yang dibutuhkan tadi. Itulah kita memberikan dan melakukan assessment," kata Kristomei saat diskusi daring bersama komunitas Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS) di Jakarta, Selasa (25/3).

Lebih lanjut kata Kristomei, kandidat prajurit yang diajukan tersebut diserahkan kembali kepada Kementerian atau Lembaga yang meminta.

Baca Juga: Terkait Jabatan Prajurit TNI di Luar 14 K/L, Kapuspen: Proses Undur Diri

"Silakan di-assessment lagi sesuai dengan kebutuhannya. Kita juga tidak pengen prajurit TNI aktif kita yang masuk ke Kementerian atau Lembaga itu tidak performance. Ya, membawa nama baik TNI harus bisa dipertanggungjawabkan," kata Kristomei.

Sebelumnya dalam pengesahan UU TNI, DPR RI menyetujui penambahan ranah jabatan sipil yang bisa ditempatin prajurit aktif yaitu ranah Kementerian atau Lembaga BNPB, BNPT, BKPP, Bakamla, Kejaksaan Agung. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.