HANKAM

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 28 PMI Ilegal di Perairan Kepri

TNI AL
TNI AL amankan 28 PMI Ilegal di Kepri. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - TNI AL menggagalkan penyelundupan 28 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Perairan Pertamina, Tanjung Uban, Kepulauan Riau (Kepri). Pangakalan Angkatan Laut (Lanal) Bintan mendeteksi pergerakan non prosedural dari Malaysia ke Indonesia tersebut pada Selasa (26/3).

Komandan Lanal Bintan, Letkol Laut (P) Eko Agus Susanto merinci 23 orang adalah laki-laki asal Nusa Tenggara Barat (NTB) dan 5 orang perempuan berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTB) dan Jawa Tengah.

Baca Juga: Pasukan Buaya Putih Kostrad Buka Layanan Kesehatan Gratis di Distrik Ilaga

"Tim berhasil menemukan PMI illegal, lari di Komplek Pertamina 10 orang, 4 orang di pantai Sungai lepah dan 14 orang di hutan Pertamina," kata Eko, dikutip dari CNN Indonesia.

Eko menjelaskan 28 PMI itu pulang dari Malaysia menggunakan speed boat menuju Tanjung Uban, Bintan. Puluhan PMI illegal itu diduga pulang melalui jalur tidak resmi karena ingin lebaran bersama keluarga di Indonesia.

Baca Juga: KSAD Bertemu AHY Bahas Tanah TNI AD yang Belum Bersertifikat

Melansir keterangan Dispenal, kejadian bermula dari informasi intelijen. Tim Fleet One Quick Respond (F1QR) Lanal Bintan kemudian dibagi menjadi 3 bagian, yakni tim 1 melaksanakan penyekatan di Perairan Out Port Limited (OPL)/jalur 1 Indonesia - Malaysia; tim 2 melaksanakan penyekatan di Perairan Kabil; dan tim 3 sebagai tim penyekat di darat.

Aksi berkejaran sempat terjadi hingga para PMI diamankan dan diserahkan kepada Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau untuk diproses lebih lanjut. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.