HANKAM

TNI AL Akan Kembangkan Drone Kamikaze untuk Tingkatkan Pengamanan Perairan Indonesia

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali saat meninjau stand drone Multicopter dari Dislitbangal. (IDM/Aini Tartinia)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, mengungkapkan TNI AL berencana mengembangkan drone Kamikaze untuk meningkatkan pengamanan wilayah perairan Indonesia.

Ali mengatakan, pengembangan tersebut tak lepas dari eksistensi drone kamikaze dalam perang Rusia dan Ukraina.

"Drone Kamikaze ini sangat penting, seperti kita lihat di peperangan Rusia-Ukraina, maupun di Timur Tengah, seperti di Palestina, Libanon," kata Ali di sela-sela Seminar Akhir Pasis Dikreg Seskoal angkatan ke-61, Jakarta, Senin (22/10).

Baca Juga: Pratu Hironimus Sermatan, “Si Iron Man” yang Jadi Tukang Cukur Favorit di Intan Jaya

Ia melanjutkan, rencana pengembangan drone Kamikaze merupakan dari produk yang diciptakan oleh salah satu perwira siswa pendidikan reguler (Pasis Dikreg) Sekolah Staf Komando TNI AL (Seskoal) angkatan ke-61, yaitu Mayor Laut (T) Cahya Kusuma.

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali di sela-sela seminar akhir Pasis Dikreg Seskoal angkatan ke-61 tahun 2023. (IDM/Aini Tartinia)

"Untuk yang dikembangkan (menjadi drone Kamikaze) oleh para Pasis ini tentu masih sangat terbatas," ujar Ali.

Sejumlah aspek yang akan disempurnakan untuk kemampuan drone tersebut meliputi endurance agar mampu terbang lebih lama dan jarak yang lebih jauh.

Baca Juga: Kerahkan Helikopter Caracal, TNI AU dan Basarnas Gelar Latihan SAR Heli Rescue

Kemudian, kata, Ali, menambah komposisi pilot yang lebih banyak agar drone tersebut bisa membawa bahan peledak yang lebih besar dan daya hancur yang lebih besar pula.

"Tentu saja kemampuan kameranya juga akan kita tingkatkan resolusinya dan bisa untuk night vision, night infrared, dan thermal imager. Itu yang akan kita kembangkan," jelas Ali. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.