Slovakia Kirim Sistem Pertahan Udara S-300 Ke Ukraina

Jakarta, IDM – Perdana Menteri (PM) Slovakia Eduard Heger mengatakan, pada Jumat (8/4/22) bahwa Slovakia telah mengirimkan sistem pertahanan udara S-300 ke Ukraina untuk membantu mereka bertahan dari serangan Rusia. Namun, PM Heger menegaskan bahwa pengiriman tersebut tidak berarti Uni Eropa dan NATO terlibat dalam konflik dengan Rusia.
“Saya dapat mengonfirmasi bahwa Republik Slovakia telah menyumbangkan sistem pertahanan udara S-300 ke Ukraina, mengikuti permintaan bantuan Ukraina,” kata Heger dikutip dari Aljazeera, Senin (11/4/22).
“Sumbangan sistem pertahanan ini tidak berarti bahwa Republik Slovakia telah menjadi bagian dari konflik bersenjata di Ukraina,” tegasnya.
Heger mengatakan Slovakia memberikan S-300 ke Ukraina dan percaya sistem ini akan membantu menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa orang Ukraina yang tidak bersalah.
Untuk diketahui, S-300 adalah sistem pertahanan jarak jauh buatan Uni Soviet. Sistem ini biasa digunakan untuk bertahan melawan pesawat dan rudal jelajah.
Sebelumnya, Ukraina telah mengimbau negara-negara Barat untuk memberikan bantuan militer, termasuk peralatan pertahanan udara, untuk membantu menghalau serangan militer Rusia.
Sementara itu, usai pertemuan para menteri luar negeri NATO di Brussels pada Jumat (8/4/22), Amerika Serikat (AS) menyatakan pihaknya akan mengirim sistem pertahanan udara Patriot ke Ukraina.
Sistem pertahanan rudal Patriot MIM-104 merupakan sistem pertahanan udara dan peluru kendali atau rudal utama milik Amerika Serikat (AS). Selain itu, sistem pertahanan rudal Patriot juga mampu menangkis rudal balistik taktis dan ancaman udara seperti pesawat dan rudal jelajah. (ADT)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































