HANKAM

Siap Bantu Evakuasi WNI di Lebanon, Kapuspen: Tunggu Izin Menlu

Kapuspen TNI, Mayjen TNI Hariyanto
Kapuspen TNI, Mayjen TNI Hariyanto (menghadap mic). (IDM/Umamah)

Jakarta, IDM – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Hariyanto memastikan pihaknya siap mengawal evakuasi bila terjadi sesuatu pada WNI di Lebanon. Namun, ia menekankan TNI hanya akan melakukannya atas izin Menteri Luar Negeri (Menlu).

"Kita juga yang berada di home base siap untuk menjemput atau mengawal apabila terjadi suatu hal di sana. Tapi itu pun harus seizin Menteri Luar Negeri," kata Hariyanto di Jakarta, Kamis (3/10).

Baca Juga: Marinir Bagikan Buku dan Ajarkan Wawasan Kebangsaan untuk Anak Papua

"Menteri Luar Negeri juga harus seizin Commander UNIFIL yang di sana. Ini harus secara bertahap. Tetapi yakinlah penugasan di sana sampai dengan sekarang, masih dilaksanakan seperti biasa," sambungnya.

Selain itu, ia memastikan prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) saat ini dalam kondisi aman, kendati Lebanon tengah digempur serangan oleh Israel.

Baca Juga: Kemhan dan BNPT Bahas Upaya Penanggulangan Terorisme di Indonesia

"Sampai sekarang aman," jelas Hariyanto.

Dia juga menyebut lebih dari seribu personel TNI yang tergabung dalam UNIFIL saat ini masih bertugas seperti biasa. "TNI untuk penugasan Lebanon saat ini bertugas seperti biasa seperti yang disampaikan oleh Panglima TNI," tuturnya. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.