Sebanyak 348 PNS Putri TNI AD Lulus Pendidikan Komcad

Jakarta, IDM – Sebanyak 348 PNS dan PPPK putri TNI AD tahun 2025 lulus pendidikan Latihan Dasar Kemiliteran (Diklatsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). Selain itu ada juga 148 orang PNS putra.
Upacara penutupan kelulusan ini dipimpin Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Rafael Granada Baay di Lapangan Candradimuka, Rindam Jaya, Kamis (27/2/2025).
Baca Juga: Hadiri ADMM Retreat di Malaysia, Menhan Sjafrie Berikan Pandangan Hadapi Tantangan di Masa Depan
Dilansir keterangan dari Pendam Jaya, para PNS dan PPPK TNI AD telah mengikuti pelatihan dasar kemiliteran selama kurang lebih satu bulan. Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen mereka dalam bela negara dan juga memperkuat pertahanan negara.
Rafael mengungkapkan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, ketangguhan, semangat dan kerja keras para peserta yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik.
“Keterlibatan PNS dan PPPK dalam pendidikan Komcad bukan hanya untuk meningkatkan keterampilan fisik, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap tugas negara. Peran PNS dan PPPK sangat strategis dalam berbagai aspek pertahanan dan keamanan serta dalam mendukung kebijakan negara di bidang ketahanan nasional,” ujar Rafael.
Baca Juga: Bakamla Tetapkan Pokok Kebijakan dan Strategi Tahun 2025
Ia berharap dengan pelantihan ini para PNS dan PPPK di lingkungan TNI AD, menjadi teladan di lingkungan kerja dan masyarakat, serta selalu siap menjaga keutuhan, keamanan, dan stabilitas NKRI.
"Manfaatkan pengalaman pendidikan ini sebagai bekal berharga untuk terus berkontribusi kepada negara,” tutup Rafael. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































