Jakarta, IDM โย Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) mengerahkan pesawat NC-212 Aviocar untuk mendukung latihan terjun “free fall” yang diikuti oleh puluhan prajurit Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal).
Adapun pesawat dari Skadron Udara 600 Wing Udara 2 Puspenerbal itu menjadi elemen kunci dalam pembukaan pelatihan terjun payung free fall yang dibuka oleh Direktur Pendidikan (Dirdik) Kodiklatal Brigjen (Mar) Fransisco Simonjorang, Sidoarjo, Senin (21/10).
Menurut Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah, NC-212 Aviocar dilengkapi dengan rampdoor untuk memudahkan proses penerjunan pasukan.
“Rampdoor ini berguna dalam penerjunan berbagai teknik, terjun statik, dan free fall yang akan dilakukan oleh para siswa Kowal,” ujar Adam, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Selasa (22/10).
Adam juga menjelaskan, NC-212 Aviocar merupakan pesawat angkut taktis bermesin ganda yang dirancang untuk operasi multi-peran. Pesawat ini, lanjutnya, mampu membawa hingga 20 penumpang.
“Keunggulannya terletak pada kemampuan lepas landas dan mendarat di landasan pendek (STOL) sehingga cocok untuk operasi dari berbagai jenis medan, termasuk di daerah-daerah terpencil,” jelas Adam.
Baca Juga:ย Bagikan Sembako Saat Patroli Perbatasan, Satgas Habema Tuai Pujian
Sebagai unsur yang dioperasikan Skuadron Udara 600 Wing Udara 2 Puspenerbal, Adam mengatakan NC-212 Aviocar berperan penting dalam mendukung berbagai operasi militer dan kemanusiaan TNI AL.
“Kehadiran pesawat ini dalam pelatihan terjun payung Kowal tidak hanya mempertegas kemampuannya, tetapi juga kontribusinya dalam mempersiapkan prajurit TNI AL yang andal dan siap menjalankan tugas di medan operasi sesungguhnya,” pungkasnya.
Sebanyak 30 prajurit Kowal akan mengikuti kursus terjun free fall selama 33 hari ke depan. Puluhan Kowal tersebut berasal dari Kodiklatal dan komando utama (Kotama) TNI AL, seperti jajaran Koarmada II, Koarmada III, Kolinlamil, Dispenal, Lantamal VI, Lantamal VII, Lantamal VIII, Lantamal XII, Pasmar 2, Lanal Kendari, Lanal Lhoksumawe, Lanudal Juanda, dan Fasharkan Manokwari.
Baca Juga: Selama Sebulan, 30 Prajurit Kowal Dilatih untuk Jago โFree Fallโ
“Pelatihan ini merupakan upaya pemimpin TNI AL untuk melakukan regenerasi kepada prajurit Kowal yang memiliki keterampilan khusus terjun payung free fall dalam pelaksanaan tugas ke depan,” ujar Fransisco dalam amanatnya, saat pembukaan pelatihan.
Selain itu, lanjut Fransisco, pelatihan tersebut juga bertujuan membekali dan melatih para Kowal agar memiliki kemampuan keterampilan free fall, berupa teknik melipat parasut, masuk dan keluar pesawat, melayang, mengemudi parasut, penguasaan prosedur darurat, dan pendaratan. (at)