HANKAM

Peringatkan Potensi Perang, Wamenhan: Prajurit TNI Harus Siap Siaga

Wamenhan M. Herindra
Wamenhan M. Herindra. (IDM/Muhammad Hidayat)

Jakarta, IDM - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M. Herindra mengingatkan bahwa perang dapat terjadi kapan pun, termasuk di masa damai.

Untuk itu, Indonesia harus selalu siap siaga sekaligus dengan cara meningkatkan kekuatan tempurnya, baik dari sisi alutsista maupun prajuritnya.

Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AU 2024 di Puri Ardhya Garini, Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (29/2).

Baca Juga: Inspiratif, Babinsa di Wonosobo Jadi Peternak Telur dan Lele

"Perang itu sebuah keniscayaan, kita sebagai seorang prajurit (TNI) harus siap siaga. Jangan sampai ada seorang tentara mengatakan bahwa tidak akan ada perang," ujar dia.

Herindra pun kemudian menyoroti perang di antara Ukraina-Rusia yang sudah berlangsung selama lebih dari dua tahun. Menurutnya, perang kedua negara itu merupakan bukti dan harus menjadi perhatian bahwa kekuatan maupun kesiapsiagaan militer sangatlah vital.

Baca Juga: Setelah vakum 28 Tahun, TNI AU Siap Dukung Penyelenggaraan Bali International Airshow 2024

"Perang itu dapat terjadi sewaktu-waktu dan itulah gunanya negara memiliki kekuatan. Buktinya di Eropa, saya sampaikan, disebut negara paling beradab, faktanya perang terjadi," tuturnya.

Selain itu, posisi Indonesia yang strategis turut berpotensi terdampak jika terjadi perang di Pasifik. Sumber daya alam yang melimpah pun akan diincar oleh negara-negara yang berkonflik tersebut. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.