Jakarta, IDM โย TNI AD menggelar operasi hijau di Danau Toba Provinsi Sumatera Utara. Operasi ini menghadirian inovasi perahu Ponton dan Konveyor untuk membersihkan secara cepat sampah dari sungai.
Dilansir dari keterangan Dispenad, Selasa, (17/9) dikatakan Danau Toba sebagai destinasi wisata prioritas dituntut untuk mampu berbenah diri. TNI AD hadir untuk mengatasi persoalan tersebut.
“inovasi perahu Ponton dan Konveyor untuk membersihkan secara cepat sampah dari sungai nantinya dipilah dengan mesin selanjutnya sampah (enceng gondok) akan dikumpulkan di tempat penampungan sementara dan akan dibawa ke tempat pengolahan,” tulis keterangan Dispenad.
Kehadiran TNI AD dengan program unggulan ini dimaksudkan untuk menghadirkan Danau Toba yang bersih, sehat dan produktif serta mengembalikan kehidupan keanekaragaman hayati dan manusia demi Keberlangsungan hidup sumber daya air yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi destinasi wisata Danau Toba.
“Terima kasih Bapak KSAD dan TNI AD yang memberikan bantuan perahu Ponton untuk membersihkan Danau Toba, harapnya progam ini berkelanjutan,” kata warga masyarakat di Danau Toba.
Baca Juga: Indonesia-Australia Siapkan Skenario Pendaratan Amfibi Modern untuk Latgabma Keris Woomera 2024
Untuk diketahui, perahu ponton penarik sampah, konveyor darat, mesin pencacah dan pemilah sampah, incinerator atau alat pembakar sampah yang dikerjakan oleh Bengpuspal Puspalad. Alat ini digulirkan pertama kali untuk membersihkan sungai Citarum.
“Semua alat ini didesain dan bekerja secara simultan mulai dari perahu ponton yang mengangkut sampah disungai dinaikkan ke truk melalui konveyor darat hingga dipilah dengan mesin pemilah sampah sampai proses pembakaran semua dikerjakan dengan sangat efektif dan tidak perlu membutuhkan banyak tenaga manusia dan dengan dana yang murah,โ tulis keterangan Penerangan Bengpuspal Puspalad dikutip, Minggu, (11/8). (rr)