HANKAM

KSAU Terima Kunjungan CAF RSAF, Bahas Peningkatan Kerja Sama Angkatan Udara Indonesia-Singapura

Jajar kehormatan
Jajar kehormatan menyambut kedatangan CAF RSAF Major General Kelvin Khong Boon Leong di Mabesau, Cilangkap, Jakarta. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Chief of Air Force (CAF) Republic Singapore Air Force (RSAF), Major General Kelvin Khong Boon Leong di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Kamis (7/3).

Kedatangan Major General Kelvin Khong Boon Leong turut disambut dengan jajar kehormatan dan hadirnya sejumlah pejabat tinggi Mabesau, di antaranya Wakil KSAU Marsdya TNI Andyawan Martono serta Asintel KSAU Marsdya TNI Age Wiraksono.

Dilansir dari keterangan TNI AU, Jumat (8/3), kunjungan kali ini merupakan farewell visit sekaligus kesempatan bagi kedua pimpinan untuk membahas peningkatan hubungan kerja sama di antara angkatan udara Indonesia dan Singapura.

Baca Juga: Kerahkan Helikopter Super Puma, TNI AU Bantu Pelepasliaran Harimau Sumatera ke TN Gunung Leuser

Pada hari yang sama, CAF RSAF juga berkesempatan untuk bertemu dengan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M. Herindra di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Jakarta, dengan didampingi oleh Wakil KSAU, Marsdya TNI Andyawan.

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menerima kunjungan kehormatan CAF RSAF Major General Kelvin Khong Boon Leong di Mabesau, Cilangkap, Jakarta. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

“Wamenhan mengapresiasi Major General Kelvin Khong Boon Leong yang terus membangun komunikasi baik dengan Indonesia khususnya Kemhan. Upaya meningkatkan kerja sama dengan Angkatan Udara Singapura dianggap lebih signifikan dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama pertahanan (Defense Cooperation Agreement/DCA),” tulis TNI AU.

Herindra menambahkan, Kemhan RI berharap agar ke depannya akan lebih banyak digelar pertemuan teknis di antara TNI AU dan RSAF yang membahas tentang latihan gabungan.

Baca Juga: Lewati Tantangan di Kopassus, KSAD Terima Brevet Satgultor 81

“Diharapkan latihan gabungan tersebut memungkinkan pertukaran pengalaman dan keahlian, serta mendorong pertumbuhan SDM bersama,” pungkas Herindra.

Selain itu, kerja sama pertahanan yang erat di antara Indonesia dan Singapura, lanjut Wamenhan, dapat membawa manfaat positif bagi kedua negara, serta dalam upaya untuk meningkatkan stabilitas serta keamanan di kawasan. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.