HANKAM

Kapuspen Sebut UU TNI Batasi Wewenang Prajurit Emban Jabatan Sipil

prajurit TNI AD
Ilustrasi prajurit TNI AD (Foto: Dok. Instagram/Yonarmed 7/Biringgalih)

Jakarta, IDM – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Kristomei Sianturi mengatakan bahwa UU TNI dirumuskan untuk membatasi dan mempertegas jabatan sipil yang dapat diisi oleh para prajurit TNI.

Hal itu ia jelaskan dalam diskusi daring Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS) pada Selasa (25/3) siang.

Baca Juga: Wujudkan Keselamatan Kerja dan Penerbangan, TNI AU Gelar Pelatihan “Dangerous Goods Handling 2025”

"Itu justru bukan perluasan kewenangan, tapi pembatasan, penegasan. Tentara aktif tidak boleh masuk di luar 14 lembaga yang sudah digariskan tadi," imbuhnya.

Ia menegaskan, TNI tidak akan mengambil alih jabatan yang seharusnya diisi oleh masyarakat sipil. Berdasarkan UU TNI, ditetapkan 14 kementerian/lembaga yang dapat diisi oleh para prajurit TNI.

Ia menjelaskan bahwa prajurit TNI hanya akan ditempatkan di jabatan sipil itu jika ada permintaan langsung dari kementrian/lembaga terkait. Kemudian, Mabes TNI akan menunjuk prajurit dengan kompetensi sesuai di bidang yang dibutuhkan tersebut.

Baca Juga: Brigjen Kristomei: Generasi Muda TNI Tak Pernah Nikmati Dwifungsi Masa Lalu

"Tidak ujug-ujug kami bisa masuk ke situ. Ada assessment, jadi permintaan dari kementerian atau lembaga kepada TNI. TNI itu menawarkan kepada prajuritnya siapa yang bisa masuk ke sini, yang punya keahlian," ujarnya.

"TNI tidak akan mengambil alih posisi yang memang seharusnya dikerjakan oleh sipil. Justru mempertegas batasan apa yg bisa dikerjakan atau tidak boleh dikerjakan oleh TNI. Do and don'ts nya jelas," sambungnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.