Jakarta, IDM – Para prajurit Batalyon Komando (Yonko) 464 Kopasgat menggelar latihan menembak di lapangan tembak Pindad, Turen, Malang, pada beberapa waktu lalu.
Melansir keterangan Penerangan Kopasgat di instagram @kopasgat_tniau, Jumat (9/2) disebutkan, materi menembak meliputi menembak runduk (sniper), senjata otomatis (SMT,SMS), dan mortir.
Baca Juga: TNI AL Kirim KRI Sultan Iskandar Muda dan Ratusan Prajurit untuk Latma Milan 2024
Kemahiran dalam menembak merupakan kemampuan yang harus dimiliki serta dikuasai oleh setiap prajurit. Dan sebagai bagian dari pasukan Para Komando, prajurit Yonko 464 Kopasgat memang harus benar-benar mahir dalam menembak, baik menggunakan senjata laras panjang, maupun laras pendek.
Dengan demikian, latihan ini dilaksanakan sebagai salah satu sarana untuk menjaga serta meningkatkan kemampuan (skill) menembak mereka.
Komandan Batalyon 464 Kopasgat, Letkol Pas Puthut dalam amanatnya mengatakan, perintah operasi bisa datang setiap saat dan tidak ada kata tidak siap bagi seluruh prajurit Yonko 464 Kopasgat.
Baca Juga: Resmi Pensiun, Ini Sejarah KRI Pulau Romang-723 Peninggalan Era Perang Dingin
Sebagaimana motto satuan yang berbunyi โany where, any time, any action, do the bestโ, maka para prajurit harus siap siaga dalam setiap kondisi dan senantiasa meningkatkan kemampuan masing-masing.
โKemampuan harus terus diasah dan ditingkatkan agar kesiapan operasi satuan tetap terjaga. Gunakan waktu latihan ini dengan sebaik-baiknya. Awali dan akhiri semua kegiatan dengan doa serta tetap utamakan safety,โ tegas Puthut. (yas)