Jakarta, IDM โย Pemerintah Indonesia dan Australia membahas sejumlah tantangan keamanan kawasan dalam Indonesia-Australia Ministerial Council Meeting (MCM) on Law and Security ke-10 di Bali, Selasa (30/07).
Adapun MCM adalah pertemuan bilateral tingkat Menteri Koordinator di bidang hukum dan keamanan yang dipimpin bersama oleh Menko Polhukam dan Mendagri Australia.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan perjumpaan tersebut digelar untuk menegaskan komitmen kedua menteri dalam memperkuat kerja sama bilateral menghadapi tantangan keamanan.
Baca Juga:ย KSAL Serahkan Mobile EM Radar kepada Korps Marinir
“Di antaranya tantangan keamanan maritim, perkembangan ancaman terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan, serta ancaman keamanan siber dan infrastruktur informasi vital,โ ujar Hadi, dikutip dari polkam.go.id.
Dalam kesempatan tersebut, Hadi juga memaparkan situasi regional dan global yang berdampak terhadap situasi domestik. Beberapa situasi yang disebut Hadi adalah krisis Gaza, situasi di Myanmar, rivalitas AS-Tiongkok, hingga ketegangan di Laut China Selatan.
Soal keamanan maritim, Hadi juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama menghadapi tantangan beruapa penyelundupan manusia hingga aktivitas ilegal di laut.
Baca Juga:ย Angkatan Laut Indonesia โ Australia Rampung Latihan Bersama di Samudra Hindia
Sementara terkait isu penanggulangan terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan, kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan seperti radikalisasi online yang menyasar anak muda hingga penanggulangan pendanaan terorisme.
โUntuk isu keamanan siber dan pelindungan infrastruktur informasi vital, kami menegaskan bahwa pentingnya meningkatkan kerja sama dalam menghadapi tantangan ancaman keamanan siber yang terus berkembang, khususnya serangan siber seperti ransomware dan pemerasan siber,โ tutur Hadi. (un)