HANKAM

Ini Daftar 10 Lembaga Pemerintah yang Bisa Menerima Prajurit Aktif TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (Foto: Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Hari Senin (10/3), bertempat di STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan pernyataan terkait jabatan sipil yang bisa ditempati prajurit TNI aktif. 

Menurut Agus, ada beberapa aturan/dasar penempatan prajurit TNI di institusi di luar TNI Kementerian/Lembaga. Hal ini sesuai dengan Pasal 47 UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI. 

Baca Juga: Aslog KSAD Tinjau Sarpras Rindam Kasuari dan Cek Pembangunan Yonif TP 805/KSW

Lebih lanjut Agus mengatakan prajurit yang menduduki jabatan sipil di luar struktur TNI harus mengundurkan diri atau mengajukan pensiun dini dari dinas militer. Hal ini menjadi syarat mutlak agar tidak terjadi pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan yang mengatur kedudukan dan peran prajurit TNI.

Prajurit yang mengajukan pengunduran diri akan menjalani proses administrasi yang seluruhnya berada di bawah kewenangan pimpinan TNI. Setelah proses pengunduran diri disetujui, maka yang bersangkutan secara resmi berstatus sebagai warga sipil dan tidak lagi memiliki keterikatan dengan tugas, kewajiban, maupun aturan yang berlaku di lingkungan militer.

Baca Juga: TNI-Polri Gelar Razia di Puncak Jaya, Sita 500 Busur dan 5000 Anak Panah

Berikut daftar lengkap Lembaga/Instansi Kementerian yang bisa menerima prajurit aktif TNI berdasarkan Pasal 47 UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI:

1. Kemenko Polkam

2. Kemhan

3. Setmilpres (Sekretariat Militer Presiden) 

4. BIN (Badan Intelijen Negara) 

5. BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) 

6. Lemhannas (Lembaga Ketahanan Nasional) 

7. Wantannas (Dewan Ketahanan Nasional) 

8. BNPB (Basarnas)

9. BNN (Badan Narkotika Nasional) 

10. Mahkamah Agung. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.