Kamis, 3 April 2025

Cope West 2023, Duel Penerbang TNI AU dan USAF dalam Taktik Tempur Udara

Jakarta, IDM – Para penerbang TNI Angkatan Udara dan United States Air Force (USAF) menggelar latihan taktik tempur udara atau Air Combat Tactics (ACT) di wilayah udara barat training area Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Selasa (20/6). Latihan ini menjadi rangkaian kegiatan dalam latihan bersama (Latma) Cope West 2023.

โ€œPada tahap ACT, pihak TNI AU dan USAF saling berhadapan mengemban dua misi berbeda, yakni misi Defensive Counter Air (DCA) dan misi Offensive Counter Air (OCA). Kedua misi tersebut diperankan secara bergantian oleh kedua angkatan udara, sesuai skenario latihan yang dibuat,โ€ tulis Dispenau dalam keterangan resminya.

Baca Juga:ย Prajurit TNI AL Gagalkan Penyelundupan Penyu di Raja Ampat

Salah satu penerbang TNI AU asal Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi yang turut dalam latihan kali ini, Lettu Pnb Akbar Aviantara menjelaskan perbedaan antara DCA dan OCA. Defensive Counter Air disebut penerbang dengan callsign โ€œBitzerโ€ itu merupakan misi untuk mempertahankan area atau point yang telah ditentukan.

Pesawat tempur F-16
Pesawat tempur F-16 TNI AU saat mengikuti latihan Air Combat Tactics. (Foto: Dok. Dispenau)

Sementara itu, OCA merupakan misi untuk menyerang. Pada latihan kali ini, tim DCA akan bertindak sebagai Blue Force dan Red Force akan mengemban tugas sebagai OCA.

Sebelum terlibat dalam ACT, para penerbang harus terlebih dahulu menguasai teknik serta pengetahuan tentang Basic Fight Maneuver (BFM), Air Combat Manuever (ACM), serta Tactical Intercept (TI) yang telah diberikan pada minggu pertama Latma Cope West 2023.

Baca Juga:ย Satgas Konga UNIFIL Penuhi Standarisasi Inspeksi PBB, Ini Alasannya

“Melalui beberapa latihan (exercise) di atas, para penerbang akan memiliki pengetahuan dan situational awareness yang cukup untuk melaksanakan misi ACT 4VX,” ungkap seorang perwira penerbang anggota Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi “The Dragon”.

Latihan ini tidak bisa diikuti oleh sembarang penerbang lantaran mereka harus memiliki sejumlah kualifikasi, misalnya seperti FL (Flight Leader), EL (Element Leader) dan Wingman. (yas)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer