Buka Pendidikan Transisi I F-16 C/D, Danlanud Iswahjudi: Miliki Kemampuan Mumpuni dan Mental yang Tangguh

Jakarta, IDM - Komandan Lanud Iswahjudi, Marsma TNI Firman Dwi Cahyono membuka secara secara resmi Pendidikan Transisi I F-16 C/D di hanggar Skadron Udara 14, Lanud Iswahjudi, Magetan, beberapa waktu lalu.
Pembukaan pendidikan itu ditandai dengan penyematan badge ‘Eagle Sierra’ kepada Lettu Pnb Armando Christian Yoseph Siagian.
Baca Juga: Pulang ke Indonesia, KRI Frans Kaisepo-368 Akan Tempuh 27 Hari Pelayaran
Dalam sambutannya, Firman berpesan, setiap siswa yang mengikuti pendidikan transisi ini harus memiliki kemampuan dan keterampilan yang mumpuni, serta mental yang tangguh untuk menghadapi beragam tantangan dan rintangan selama pendidikan.

“Jalani pendidikan transisi ini dengan penuh konsentrasi, tekuni semua materi pelajaran dan pelatihan, serta minta para instruktur untuk memberikan pengajaran yang optimal, sesuai dengan prosedur yang berlaku guna mendapatkan output sebagai penerbang F-16 yang andal,” ungkap Marsma TNI Firman dilansir dari keterangan Penerangan Lanud Iswahjudi dalam keterangan foto di Instagram @lanud_iswahjudi, Jumat (12/1).
Menjadi penerbang yang andal adalah sesuatu kenicayaan. Pasalnya, setiap siswa pendidikan transisi ini akan menjadi fighter (penerbang tempur) dengan pesawat tempur F-16.
Baca Juga: Dukung Program Ketahanan Pangan Pemerintah, Lanud SMH Palembang Lakukan Penaburan Benih Ikan
Menurut Danlanud Iswahjudi, pesawat F-16 merupakan pesawat modern yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan berbagai misi, baik misi tempur maupun nontempur.
Di akhir sambutannya, Firman berpesan agar semua yang terlibat dalam proses pendidikan ini dapat selalu mengutamaka keselamatan terbang dan kerja. “Hal tersebut merupakan inti dari setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab semua insan TNI AU untuk mencapai zero accident,” pungkasnya. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































