AS dan Korsel Bahas Kerja Sama Militer

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk mengatakan akan mempertimbangkan latihan militer yang diperluas guna mencegah ancaman uji coba nuklir Korea Utara (Korut), Sabtu (21/5).
“Hari ini, Presiden Yoon dan saya berkomitmen untuk memperkuat kesepakatan kami dan bekerja sama untuk menanggapi tantangan keamanan kawasan, termasuk menanggapi ancaman dari Republik Rakyat Demokratik Korea dengan memperkuat kemampuan pertahanan kami dan berusaha menyelesaikan denuklirisasi semenanjung Korea,” kata Biden dikutip dari Associated Press, Senin (23/5).
Kunjungan Biden tersebut merupakan bagian pertama dari kunjungan kerjanya selama enam hari ke Korsel dan Jepang. Selain itu, Biden menegaskan komitmen AS pada pertahanan Republik Korea dan perluasan tindakan pencegahan yang meluas.
Perluasan tindakan pencegahan tersebut merupakan upaya AS mengambil kembali seluruh kemampuan militer termasuk persenjataan nuklir, konvensional dan pertahanan rudal untuk membela para sekutunya.
Biden dan Yoon juga sepakat untuk membahas perluasan lingkup dan skala latihan militer gabungan di sekitar Semenanjung Korea dan berkomitmen guna mengetahui langkah-langkah baru serta tambahan untuk memperkuat kedua negara di tengah kegiatan uji coba belasan nuklir Korut pada tahun ini, termasuk uji pertama dari misil balistik antar benua pada Maret lalu.
Pejabat AS telah memperingatkan bahwa Pyongyang kemungkinan akan terus melakukan uji coba nuklir pada saat Biden melakukan kunjungan kerjanya di Asia. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































