Jumat, 14 Maret 2025

Inisiatif Koramil di TTS Budidayakan Bambu Hitam yang Hampir Punah

Jakarta, IDM – Sebuah kisah inisiatif dilakukan Koramil 1621-02/Amanuban Tengah di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT yaitu membudidayakan Bambu Hitam yang diambang kepunahan.

Dilansir keterangan Dispenad, Selasa, (15/2) inisiatif ini langsung dikomandoi Danramil Kapten Inf Gunawan B. Haryanto yang mengajak anggota Koramil untuk membudidayakan Bambu Hitam ini.

Ia mengatakan awal ide ini muncul lantaran salah satu anggotanya, yakni Serma Apris Mada ingin membuat meja dan kursi menggunakan Bambu Hitam, setelah dicari sudah sulit dan langka, hanya 2 titik rumpun bambu yang di temukan dan tidak terlalu rimbun.

“Kami langsung berinisiatif dan berkoordinasi untuk membudidaya dengan beberapa pihak dan mereka merespon serta mendukung dengan memberikan sedikit pengetahuan mulai dari menyiapkan Polybag, stek ranting bambu hitam, hingga pemasangan waring, serta penyiraman. Saat ini sudah 222 Polybag yang terisi, mudah-mudahan semua berjalan lancar sesuai rencana,” katanya.

Sementara itu, Dandim 1621/TTS Letkol Inf Sobirin mengapresiasi kinerja sekaligus Inisiatif Danramil 1621-02/Amanuban Tengah ini. Ia sangat berterima kasih dan merasa bangga atas apa yang dilakukan Pak Gunawan dan Anggota, ini sebagai contoh untuk anggota Kodim 1621/TTS yang lain.

Baca: KSAD: TNI AD Akan Perhatikan Kesejahteraan Prajurit dengan Perbaiki Rumah Dinas

“Kita ketahui bersama, bahwa Bambu Hitam ini memang sudah hampir punah, padahal kaya akan manfaat seperti meningkatkan Volume Air, mencegah erosi, menyerap karbondioksida, sebagai obat, dan bisa juga sebagai tempat wisata kalau kita menatanya dengan teratur. Tentunya ini akan membantu perekonomian masyarakat,” katanya. (rr)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Sjafrie Sjamsoeddin Menerima Kunjungan Menteri Pertahanan Vietnam

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan Menteri Pertahanan Vietnam Phan Van Giang di Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Jakarta, Senin (10/3).

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer