Senin, 4 Maret 2024

Transnational Organized Crime, Alasan Patkor Indonesia-Singapura Aktif Kembali

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, mengungkapkan alasan mengaktifkan kembali Patroli Terkoordinasi Indonesia Singapura (Patkor Indosin) 2023.

“Kerja sama kedua negara dibutuhkan untuk menghadapi transnational organized crime di daerah perbatasan kedua negara,” ujar Ali di sela kegiatan bakti sosial alumni AKABRI angkatan 1989 di Desa Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (18/3).

Baca Juga: KSAL Pastikan Kapal Pemburu Ranjau Segera Perkuat TNI AL

Lebih lanjut, Ali menyampaikan Patkor ini adalah kegiatan patroli di daerah perbatasan antarkedua negara yang berlangsung sejak lama, namun sempat terhenti beberapa saat.

Pertimbangan mengaktifkan kembali Patkor Indosin 23, disebabkan terjadinya permasalahan keamanan di laut perbatasan kedua negara. Oleh karena itu, melalui operasi ini diharapkan keamaann Selat Singapura dan Philips semakin terjamin.

“Serta meningkatkan kepercayaan internasional pengguna jalur pelayaran di perairan tersebut,” kata Ali.

Baca Juga: Kunker ke Kupang, KSAU Pastikan TNI AU Akan Dilengkapi Radar Baru

Kegiatan Patkor Indosin 23 pada periode pertama akan berlangsung selama tiga bulan dan penutupannya direncanakan akan dilaksanakan pada Desember 2023 mendatang.

TNI AL mengerahkan tiga unsur KRI dari unsur Koarmada I, yaitu KRI Golok-688, KRI Surik-645, dan KRI Sigalu-857. Namun, mengenai pengerahan KRI yang dilibatkan nantinya disesuaikan dengan luasan sektor operasi. (at)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER