Selasa, 28 Mei 2024

Pasok Komponen Drone ke Iran, AS Sanksi Perusahaan Cina

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terbaru pada sekelompok perusahaan Cina yang memasok komponen drone ke industri pertahanan Iran. Drone Shahed-136 ini terbukti telah digunakan Rusia dalam invasinya di Ukraina.

Dilansir dari Reuters, Jumat (10/3), Departemen Keuangan AS menargetkan lima perusahaan Cina yang terlibat dalam penjualan ribuan komponen drone ke manufaktur senjata Iran. Sanksi yang diberikan akan melarang semua pihak terlibat untuk berbisnis dan mengakses properti atau aset keuangan yang disimpan di AS.

Baca Juga: Korut Sebut AS Ancam Stabilitas Keamanan Internasional

“Iran secara langsung terlibat, menjatuhkan korban sipil yang diakibatkan oleh penggunaan UAV (drone) Iran oleh Rusia di Ukraina. AS akan terus menargetkan jaringan global Iran yang memasok Rusia dengan UAV untuk digunakan dalam perang di Ukraina,” ujar Wakil Menteri Keuangan AS untuk Terorisme dan Intelijen Keuangan Brian E. Nelson.

Sebelumnya, Iran telah mengakui bahwa mereka mengekspor drone ke Rusia namun jauh sebelum invasi dimulai pada Februari 2022. Sedangkan, pihak Pemerintahan Putin menolak tuduhan bahwa negaranya telah menggunakan drone Iran dalam melancarkan agresinya di Ukraina.

Baca Juga: Taiwan Curigai Cina Sabotase Kabel Internet Bawah Laut

Sanksi terbaru ini muncul setelah AS memperingati konsekuensi jika Cina memasok persenjataan ke Rusia. Meskipun begitu, Cina mengklaim bahwa pihaknya tidak terlibat dalam konfrontasi apapun dan menganggap Pemerintahan Biden lah yang terus memperpanjang konflik dengan pasokan senjata tiada henti ke Ukraina. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER