Minggu, 26 Mei 2024

Pangdam III/Slw Tinjau Latihan Terintegrasi Komponen Bangsa di Wilayah

BACA JUGA

Jakarta,IDM – Kapendam III/Slw Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto dalam keterangannya pada Minggu (4/9) menyampaikan, dalam rangka operasi perlawanan wilayah darat, Korem 063/SGJ Kodam III/Slw menggelar latihan taktis intel, teritorial, tempur dan dukungan terintegrasi komponen bangsa di wilayah.

Kegiatan latihan yang digelar Korem 063/SGJ pada Selasa (30/08) lalu ini mendapat perhatian tersendiri dari Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo. Kunto bersama sejumlah pejabat Kodam terjun langsung ke lapangan melihat pelaksanaan latihan tersebut.

Kunto menjelaskan, kegiatan latihan terintegrasi ini dalam rangka pembinaan, sosialisasi dan edukasi, bagaimana menjabarkan undang-undang TNI No. 34 tahun 2004, tentang TNI. Selain itu, kedatangan dirinya untuk melihat apa saja hambatan dalam implementasi antara komponen utama, cadangan, dan pendukung.

Kunto berharap, dari kegiatan latihan ini dapat meningkatkan tugas, peran secara integrasi di wilayah. Kedepan perlu adanya peraturan yang merupakan turunan dari undang-undang tentang penyiapan dan pengerahan kekuatan komponen bangsa dalam menghadapi keadaan kedaruratan termasuk keadaan perang, sehingga tidak terkesan sendiri-sendiri.

“Yang paling utama dalam latihan ini adalah kesamaan pandang dan kesadaran, prosedural pengerahan, integrasi komunikasi dan komando pengendaliannya,” tegas Kunto.

Sementara itu, dalam kesempatan peninjauan di daerah latihan areal Museum Perjanjian Linggarjati Cilimus-Kuningan, Pangdam menyampaikan, bentuk latihan bersama kekuatan komponen bangsa di wilayah Kodam III/Slw khususnya Jabar dan Banten sebagai implementasi undang-undang tentang Pertahanan Negara dan Forkopimda, termasuk Pemberdayaan Sumber Daya Nasional menghadapi keadaan darurat.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Sumdahan Kemenhan Brigjen TNI Fahrid Amran mengapresiasi kebijakan Kodam III/Slw dan upaya Danrem 063/SGJ atas inisiatif dan inovasi terobosan yang pertama kalinya digelar di wilayah dalam mengaplikasikan penggunaan komponen cadangan dan pendukung. Brigjen TNI Fahrid menambahkan, kekuatan komponen yang telah diresmikan Presiden RI, saat ini di bawah pembinaan Kemenhan sehingga hasil peninjauan menjadikan masukan dalam pembinaan dan penggunaannya di wilayah.

Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Dany Rakca, S. A. P., M.Han., selaku penyelenggara latihan menambahkan, bahwa latihan ini mengintegrasikan kemampuan bertempur yang didukung teritorial, intelijen serta fungsi dukungan satuan Korem melaksanakan pertempuran darat di wilayah.

“Latihan ini bertujuan mengimplementasikan kemampuan Korem 063/SGJ sebagai bagian dari Kodam III/Siliwangi dalam keadaan perang bersama komponen bangsa lainnya melaksanakan perang berlarut dengan cara Gerilya menghadapi invasi musuh menduduki wilayah dan juga sebagai pembinaan satuan,” imbuh Danrem.

Danrem selaku Komandan Latihan menyampaikan bahwa diskenariokan Korem 063/SGJ bersama kekuatan komponen bangsa melaksanakan operasi perlawanan wilayah darat. Latihan ini sebagai implementasi perintah Kasad bahwa Satuan TNI AD di wilayah harus selalu bersama Polri, Pemerintah Daerah dan masyarakat, senantiasa menyiapkan dan meningkatkan kewaspadaan dini, deteksi dini agar mampu merespon cepat dapat digunakan menghadapi bentuk ancaman dalam negeri maupun luar negeri.

Pangdam mengapresiasi Korem 063/SGJ atas terobosan inisiatif, inovasi dan terintegrasi dengan baik bersama semua pihak di wilayah dan juga menginventarisir masukan dari berbagai pihak sebagai masukan untuk penyempurnaan pembinaan latihan dan masukan kepada Kementerian/instansi terkait. Hasil latihan ini, nantinya sebagai model dan dilatihkan di satuan kewilayahan Kodam IIII/Slw. (nhn)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER